Home / ---- / Atasi Permasalahan Banjir, Pembangunan Pengendalian Banjir Batang Lembang Solok Kembali Dilanjutkan

Atasi Permasalahan Banjir, Pembangunan Pengendalian Banjir Batang Lembang Solok Kembali Dilanjutkan

Solok (LN)–Pembangunan Pengendalian Banjir Batang Lembang Kota Solok-Sumatera Barat kembali dilanjutkan.

Kegiatan pembangunan yang dimulai sejak tahun 2019 lalu, mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Permasalah banjir yang kerap terjadi sehingga menjadi momok menakutkan, kini sudah teratasi.

Sebelumnya, banjir kerap terjadi pada daerah bantaran sungai bagian hilir Batang Sumani (Batang Lembang), membanjiri sehingga perumahan penduduk tergenang air bahkan sawah, perkebunan, ternak, keramba, kolam ikan milik masyarakat terancam gagal panen.

Bencana banjir merupakan permasalahan serius yang
harus ditangani dengan seksama.

Mengingat akan hal itu, Kementrian PUPR RI Dirjen Sumber Daya Air (SDA) melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V Provinsi Sumatera barat (Sumbar), Satker SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air WS Indragiri-Akuaman WS Kampar, WS Rokan Provinsi Sumbar kembali mengalokasikan anggaran untuk lanjutan Pembangunan pengendalian Banjir Batang Lembang Kota Solok ini sebesar Rp7.070.070.927

Sedangkan untuk pelaksanaan pekerjaan pembangunan diserahkan kepada CV. ANUGRAH ABADI.

Salah seorang masyarakat Solok, Zubaidah (45) berdomisili disekitar batang Lembang mengatakan, Biasanya, setiap kali hujan datang warga sekitar batang Lembang sudah merasa was was kebanjiran.

Namun, Sejak adanya proyek pengendalian banjir batang Lembang ini, air tidak lagi meluap membanjiri rumah kami, ucapnya senang.

Disisi lainnya, Pelaksana Pembangunan pengendalian Banjir Batang Lembang Kota Solok, CV. Anugrah Abadi optimis dapat menuntaskan pekerjaan hingga batas waktunya.

Site Meneger CV Anugrah Abadi Jafrizal menyampaikan, Sesuai target pada bulan ini, realisasi bobot pekerjaan sudah lebih 45 persen.

Pembangunan pengendalian Banjir Batang Lembang Kota Solok ini ada beberapa item pekerjaan diantaranya pembuatan lening sungai dengan panjang keseluruhan 400 meter, terdiri dari 300 meter pada sisi kiri sungai dan 100 meter lebih pada sisi kanannya, jelasnya.

Insya Allah, pekerjaan dapat tuntas sesuai dengan kontrak, yakni pada bulan September 2020 mendatang, ucapnya optimis.

#fit

Check Also

Atur Pengadaan Bagi bagi Proyek di Kab. Kutai, Bupati dan Kadis PUPR Kena OTT KPK

Jakarta (LN)–Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penahanan terhadap enam tersangka dalam kegiatan tangkap tangan di Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *