Home / BERITA TERBARU / Adakan Tes Kompetensi, Pansel Tak Libatkan DPRD Dalam Pemilihan Calon Sekda Kota Padang

Adakan Tes Kompetensi, Pansel Tak Libatkan DPRD Dalam Pemilihan Calon Sekda Kota Padang

PADANG (LN)— Sebanyak empat orang calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, menjalani rangkaian tes kompetensi melalui Computer Assisted Test (CAT) di Padang, Senin (26/9). Sementara di lain pihak, DPRD Kota Padang mengaku kecewa karena sama sekali tak dilibatkan dalam proses pemilihan calon Sekda Padang itu.

“Tes ini diikuti oleh calon sekretaris daerah yang sudah lulus tes administrasi,” kata ketua sekretariat Panitia Seleksi Sekda Kota Padang, Eka Putra.

Ia menambahkan keempat calon tersebut adalah Asnel, Hermen Peri, Heryanto Rustam dan Zabendri yang ikut mendaftar dan lulus dalam seleksi tahap pertama ini. Kemudian pada Selasa (27/9), akan di­akukan tes wawancara oleh tim pansel dalam bentuk focus group discussion (FGD).

Setelah dilakukan tes tersebut, hasilnya akan didapatkan pada Jum’at (30/9). Hasil tersebut akan diserahkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Setelah itu wali kota akan berkoordinasi dengan KASN dan gubernur untuk menentukan siapa Sekda Kota Padang yang baru,” sebut dia seperti dikutip Antara.

Sementara, pengamat Po­litik Universitas Andalas Asrinaldi mengemukakan secara informal seharusnya sudah ada pembicaraan terkait siapa yang akan mengisi posisi sekda tersebut. “Saya rasa nama sudah ada di tangan wako dan wawako karena mereka sudah punya nilai dari para calon tersebut,” kata dia.

Dia menegaskan seharusnya pansel ini bisa meng­ha­silkan sekda yang bisa memenuhi akan kebutuhan kota ini. “Kami berharaplah pada tim panitia seleksi yang mela­kukan tes terhadap keempat calon,” sebut dia.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Padang bidang hukum dan pemerintahan, Osman Ayub mengatakan sebaiknya lembaga legislatif diikutsertakan dalam tim pansel ter­sebut. “Kami kecewa karena tidak diikutsertakan dalam pemilihan ini,” ujarnya.

Sementara, anggota DPRD Padang dari fraksi Golkar, Helmi Moesim menyebutkan dirinya mengapresiasi langkah pemkot yang memilih sekda dari dalam kota. “Tidak adanya calon dari luar daerah ini perlu kita apresiasi karena posisi ini sangatlah vital,” tambah dia.

Ia berharap siapa saja yang akan terpilih nantinya bisa mengemban amanah yang di­serahkan. Apalagi keempat calon merupakan pamong senior di lingkungan Pemkot Padang. (*)

Check Also

PSBB Sumbar Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020, Hanya Bukittinggi News Normal

Padang (LN)—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga 7 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *