Home / ---- / Air Mineral SMS Bangun Opini Publik, PEKAT IB Sumbar “Cium Aroma Tak Sedap”

Air Mineral SMS Bangun Opini Publik, PEKAT IB Sumbar “Cium Aroma Tak Sedap”

Padang (LN)—Kasus pembohongan publik yang dilakukan PT Agrimitra Utama Persada (AUP) yang memproduksi air minum mineral bermerek SMS, kian menuai polemik publik.

Karena, proses hukum terhadap kasus tersebut masih berjalan, namun pihak PT AUP (SMS) sudah membangun opini publik seakan akan tidak ada persoalan hukum.

Upaya yang dilakukan PT. AUP (SMS) terindikasi sengaja mempengaruhi atau intervensi terhadap proses penyelidikan yang tengah dilakukan Polda Sumbar.

Karena sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Sumbar sudah melakukan pemanggilan terhadap beberapa saksi maupun ahli terkait dugaan perkara yang disangkakan kepada perusahaan tersebut.

Bahkan sudah penetapan status tersangka terhadap pemilik perusahaan atas nama Soehinto Sadikin.

Baca berita sebelumnya, klik disini

“Ini penipuan publik, selama ini masyarakat mengetahui kalau air ini berasal dari pegunungan, namun kenyataannya air PDAM”, ucap Kombes Pol Juda Nusa Putra

Atas perbuatan itu, tersangka dijerat dua undang-undang, yaitu undang-undang perlindungan konsumen dan pangan.

Undang-undang pangan nomor 18 tahun 2012, Polda Sumbar menjerat dengan pasal 144 jo pasal 100 ayat (2). Sedangkan untuk undang-undang perlindungan konsumen, yaitu nomor 8 tahun 1999, terduga tersangka dijerat dengan pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf d.

Sebaliknya, General Manager PT Agrimitra Utama Persada (AUP), David Alwie dalam jumpa pers, Kamis (23/1) di Padang menyatakan, Tidak ada persoalan hukum sebagaimana disangkakan yakni kasus pembohongan publik pada label kemasan air minum mineral SMS.

Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua PEKAT IB Sumbar Afrizal Junit saat diminta tanggapannya, merasa ada hal yang aneh dan janggal, Jumat (24/1)

Apabila disimak dari penjelasan Dirkrimsus Polda Sumbar, berkas kasus ini sudah lengkap. Artinya Polda Sumbar sudah bisa melimpahkan berkas ke Kejaksaan.

Menurutnya, ada yang tidak benar, SMS menggunakan loga lama yang salah merupakan tindakan Kriminal. Meskipun sudah dilakukannya perubaha, maka hal itu tidak akan menghapus Pidana yang sudah dilakukan.

Tapi Kok berani beraninya PT. AUP (SMS) menyatakan tidak ada permasalah hukum, tanyanya heran.

PEKAT IB Sumbar mencium adanya aroma permainan pada kasus ini.

Untuk itu, PEKAT IB Sumbar akan terus memantau perkembangan kasus ini, tegasnya.

Selanjutnya, PEKAT IB Sumbar juga akan meminta penjelasan terkait kasus ini kepada Dirkrimsus Polda Sumbar, papar Afrizal.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait lainnya.

Tunggu berita selanjutnya.

#fit

Check Also

Pembagunan Cekdam di Kec. Pauh Tuntas, Kecemasan Masyarakat Terjadinya Banjir Mulai Sirna

Padang (LN)—Dinas PUPR Padang melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) terus berupaya membenahi infrastruktur pengairan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *