Home / ---- / Aroma KKN Proyek Kawasan Wisata Pantai Air Manis, Konsultan Pengawas Nekat Restui Pekerjaan Tidak Sesuai Spek

Aroma KKN Proyek Kawasan Wisata Pantai Air Manis, Konsultan Pengawas Nekat Restui Pekerjaan Tidak Sesuai Spek

Padang (LN)–Proyek pelaksana pembangunan kawasan wisata Pantai Air Manis Padang terindikasi sarat KKN.

Disinyalir adanya Konspirasi kotor antara kontraktor pelaksana bersama konsultan pengawas untuk menggerogoti uang negara melalui proyek tersebut.

Pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan spek, akan tetapi mendapat restu dari konsultan pengawas.

Dari penggunaan material yang diduga tidak sesuai spek, tidak menerapan K3 serta pelaksanaan pekerjaan yang tidak mengacu pada protokol covid 19.

Berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar (pantai air manis Padang), CV AL FATTAH selaku kontraktor pelaksana disinyalir memakai pasir pantai.

Hebatnya, untuk menutupi kecurangannya, pasir pantai itu diblending (dicampur) dengan kerikil (koral), ungkap warga yang tidak mau namanya disebutkan kepada media ini, kemarin di Padang.

Untuk memastikan informasi tersebut, tim media ini turun ke lokasi proyek untuk menelusuri kebenarannya serta mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada pihak terkait (kontraktor pelaksana/konsultan pengawas)

Akan tetapi, di lokasi proyek tidak ada pihak yang bertanggung jawab yang dapat dikonfirmasi (kontraktor pelaksana/konsultan pengawas)

Di lokasi proyek, terlihat para pekerja tengah melakukan pekerjaan pengecoran, memakai wernes, tanpa dibekali alat pelindung diri (APD) seperti masker, helm dan sebagainya.

Diatas tanah timbunan berwarna kuning (clay) itu, wermes diletakan lalu dicor dengan readi-mix.

Terkait dengan informasi dan temuan di lokasi pekerjaan, media ini berupaya untuk melakukan konfirmasi dengan konsultan pengawas CV. REGCE ORIZONT CONSULTAN.

Ketika dikonfirmasi kepada Konsultan pengawas CV. REGCE ORIZONT CONSULTAN, Muslim
via telpon selular ke nomor 0852740906xx, beberapa waktu lalu membantah adanya penggunaan material pasir pantai serta timbunan tanah liat (clay)

“Tidak benar adanya pemakaian pasir pantai karena saya setiap hari ada dilapangan mengawasi pelaksanaan pekerjaan”, ucap Muslim mencoba untuk meyakinkan media ini.

Lanjutnya, timbunan tanah liat (clay) itu merupakan timbunan pematangan lahan yang dikerjakan tahun lalu (2019). Karena beberapa waktu lalu hujan sehingga warna kuning tanah jadi naik ke permukaan, jelasnya.

Semenyara itu, pada dokumen RAB menyebutkan bahan/material timbunan yang digunakan yakni timbunan sirtu padat bukan timbunan tanah laut (clay)

Sedangkan material pasir yang digunakan yakni pasir pasang, pasir beton dan pasir urug. (Lihat Klik disini)

Terungkap, Apa yang dikatakan konsultan pengawas itu tidak cocok dengan apa yang ada pada dokumen RAB sebagai acuan untuk melaksanakan pekerjaan.

Tercium adanya aroma busuk, kongkalingkong antara kontraktor pelaksana dengan konsultan pengawas untuk menggerogoti uang rakyat melalui proyek tersebut.

Konsultan pengawas terindikasi berupaya untuk menutup nutupi, meskipun pekerjaan itu tidak sesuai spek semestinya.

Kuat dugaan, konsultan pengawas sudah menerima kompensasi (suap) sehingga nekat merestu pekerjaan yang tidak sesuai spek tersebut.

Berdasarkan investigasi, proyek pembuatan lahan parkir Pantai Air Manis ini sudah dimulai sejak tahun 2019 lalu.

Dengan nama kegiatan, Konstruksi Sarana dan Prasarana di Objek Wisata Pantai Air Manis dikerjakan CV. Putra Duta Construction, senilai Rp691.458.097,06

Dan TA.2020 ini, Pembangunan Penataan Kawasan Pariwisata Air Manis dikerjakan CV. Al Fattah senilai Rp1.847.886.423,39

Hebatnya, meskipun perusahaan yang mengerjakannya berbeda, namun orang yang mendapatkan proyek itu adalah orang yang sama, berinisial “DSMTO” alias Oca

Terkait hal itu, media ini masih berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada pihak terkait yakni DPRKPP Padang. Tunggu berita selanjutnya.

#tim

Check Also

PT. HERGI INDO KARYA Berdayakan Potensi Lokal, Pembangunan kantor lurah Lambung Bukik Cepat dan Lancar

Padang (LN)—Pembangunan kantor lurah Lambuang Bukik sangat diapresiasi serta mendapat dukungan dari warga setempat. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *