Home / ---- / Aroma KKN Di Proyek Peningkatan Jalan Sungai Bangek, PT. Dhamor Gunakan Posko Pemenangan Caleg DPR RI Asli Chaidir Sebagai Direksi Keet

Aroma KKN Di Proyek Peningkatan Jalan Sungai Bangek, PT. Dhamor Gunakan Posko Pemenangan Caleg DPR RI Asli Chaidir Sebagai Direksi Keet

Padang (LN)—Proyek Peningkatan Jalan Paket. 2 Sungai Bangek (DAK Penugasan) terindikasi sarat KKN.

Pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis malah mendapat restu dari konsultan supervisi.

Aroma kongkalikong antara konsultan supervisi (pengawas) PT. Taru Nusantara dengan Kontraktor pelaksana PT. Dhamor Utama terasa menyengat.

Dari tinjauan beberapa kali ke lapangan pada Sabtu (4/8) dan (11/4) penggunaan material (agregat) diduga tidak sesuai dengan spek yang disarankan.

Yang mana, agregat kelas A yang dihampar berukuran besar, lari dari spek yang ada.

Seharusnya, menurut spesifikasi teknis yang dikeluarkan Kementrian PUPR RI, agregat kelas. A, lolos saringan (ayakan) dengan ketentuan ASTM 1 1/2 dan 3,75 mm.

Selain itu, material (agregat kelas. A) yang digunakan terlihat berwarna kuning karena bercampur dengan tanah lumpur (lihat foto)

Anehnya, material tersebut bisa lolos dan mendapat persetujuan dari konsultan supervisi. Hal itu tentunya mengundang tanda tanya publik.

Terkait hal itu, Konsultan Supervisi Peningkatan Jalan Sungai Bangek, PT. Taru Nusantara, Surya saat dikonfirmasi, Sabtu (4/8) mencoba untuk mengelak.

Namun setelah didesak, barulah memberikan keterangan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dikatakannya, Panjang jalan yang akan dikerjakan (pengaspalan) yaitu 1.850 meter dengan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 180 hari.

Dijelaskannya, Untuk Ketebalan ACWC yakni 4 cm, agregat kelas. B setebal 20 cm dan agregat kelas.A setebal 15 cm.

Sedangkan mengenai bobot pekerjaan, Surya menjawab tidak tau.

Saya tidak tau berapa perolehan bobot pada minggu sekarang, karena belum dilaporkan, elaknya.

Terkait dengan penggunaan agregat, semua sudah sesuai dengan spek yang ditentukan, ucap Surya mencoba untuk meyakini.

 

PROGRES TELAT DARI RENCANA SCHEDULE

Dari informasi yang didapatkan dilapangan, proyek senilai Rp5.779.612.000 dari APBD kota Padang TA. 2018, dikerjakan PT. DHAMOR UTAMA sudah terlambat dari rencana schedule yang dibuat.

Alasannya, permasalahan pembebasan lahan yang belum tuntas. Selain itu, adanya perubahan gambar. Yang mana, Gambar sebelumnya tidak sesuai dengan lokasi yang ada sekarang.

 

ADMINSTRASI LAPANGAN AMBURADUL

Saat dikonfirmasi terkait dengan direksi keet, Surya menunjuk sebuah rumah yang ada kedepannya.

Dirumah itu terpajang baliho, foto anggota DPR RI, Asli Chaidir (AC) dari partai PAN.

Namun saat ditinjau ke direksi keet itu, tidak nampak adanya aktivitas proyek.

Karena, tempat yang katanya sebagai direksi keet tersebut tidak ada meja, kursi, rencana schedule, gambar pembangunan, struktur organisasi ataupun buku tamu layaknya sebuah direksi keet.

 

DIDUGA, PROYEK ADA CAMPUR TANGAN DPR RI ASLI CHAIDIR

Sebagaimana diketahui, Asli chaidir (AC) adalah seorang Anggota DPR RI yang juga maju pada Pemilihan legislatif 2019 mendatang, memiliki latar belakang (besic) pengusaha sukses yang bergerak di bidang jasa kontruksi.

Dan disebut sebut, proyek Peningkatan Jalan Paket. 2 Sungai Bangek dikerjakan PT. DHAMOR UTAMA merupakan perusahaan Asli Chaidir (AC) yang dijalankan oleh anaknya.

Bahkan, berbagai proyek yang didapatkan PT. DHAMOR UTAMA, tidak terlepas dari campur tangan dan pengaruh “AC”

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, maka media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait lainnya, seperti PT. DHAMOR UTAMA, Dinas PUPR Kota Padang ataupun Anggota DPR RI Sumbar, Asli Chaidir.

Bagaimanakah kelanjutannya, Tunggu berita selanjutnya.

 

#Tim

Check Also

Dandim 0312/Padang Lepas Keberangkatan Pawai HUT Kemerdekaan RI Ke-73 SD Kartika I-II Padang

Dandim 0312/Padang Lepas Keberangkatan Pawai HUT Kemerdekaan Ke-73 Tahun 2018  SD Kartika I-II Padang Padang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *