Home / ---- / Aroma KKN Proyek Kantor Pelayanan Pemda Tapan, Terindikasi Mark-Up Volume

Aroma KKN Proyek Kantor Pelayanan Pemda Tapan, Terindikasi Mark-Up Volume

Painan (LN)–Aroma busuk pada proyek Pekerjaan Pembangunan Kantor Pelayanan Pemda di Tapan tercium.

Ditengarai adanya praktek KKN antara kontraktor pelaksana, konsultan pengawas dan DPUPR yang dilakukan secara masiv dan tersistimatis untuk menggrogoti uang rakyat melalui proyek tersebut.

Terindikasi, memainkan volume pekerjaan dengan cara mengangkat/melebihkan volume dari sebenarnya (mark-up)

Terungkap, Pekerjaan pembesian dibayarkan lebih dari faktual terpasang sehingga merugikan keuangan negara hingga puluhan juta rupiah.

Sebagaimana diketahui, Proyek dengan Kontrak Pekerjaan Nomor 35/T-DAU/CK/PUTR-PS/VIII/2019 tanggal 12 Agustus 2019 dengan nilai sebesar Rp10.878.084.000 dikerjakan PT. Budi Jaya General (BJG)

Dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan adalah tahun jamak/multiyears yaitu selama 300 hari kalender terhitung mulai tanggal 10 September 2019 sampai dengan 5 Juli 2020.

Berdasarkan sumber yang didapatkan media ini, kontrak pekerjaan mengalami dua kali adendum yaitu Adendum I Nomor 35.A/ADD-01/T-DAU/CK/PUTR-PS/X/2019 tanggal 31 Oktober 2019 berupa tambah kurang daftar kuantitas pekerjaan tanpa mengubah jumlah total nilai kontrak.

Kemudian, Adendum II berdasarkan Nomor 35.A/ADD-02/T-DAU/CK/PUTR-PS/III/2020 tanggal 1 April 2020 tentang tambah kurang daftar kuantitas pekerjaan dengan
perubahan nilai kontrak menjadi Rp10.989.819.000,00 dan jangka waktu pelaksanaan mengalami perubahan menjadi 390 hari
kalender.

Terkait hal itu, media ini masih menunggu konfirmasi dari DPUPR Kab. Pessel serta menggumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber.

Tunggu berita selanjutnya.

#TIM

Check Also

Pembagunan Cekdam di Kec. Pauh Tuntas, Kecemasan Masyarakat Terjadinya Banjir Mulai Sirna

Padang (LN)—Dinas PUPR Padang melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) terus berupaya membenahi infrastruktur pengairan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *