Home / ---- / ASN Punya Hak Pilih, Boleh Mendukung Calon Kepala Daerah Pilkada 2018

ASN Punya Hak Pilih, Boleh Mendukung Calon Kepala Daerah Pilkada 2018

Padang (LN)–Aparatur Sipil Negara (ASN) boleh memberikan dukungan kepada bakal calon kepala daerah yang akan maju di jalur perseorangan pada Pilkada 2018.

ASN dibolehkan memberikan dukungan karena mereka memiliki hak pilih, sehingga tidak ada masalah ketika mereka memberikan dukungan berupa KTP untuk dukungan perseorangan.

Hal itu dijelaskan Ketua Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat, Mufti Syarfie di Padang, pada acara sosialisasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) Pilkada 2018, Kamis (9/11)  di Padang. 

Perlu diluruskan, opini yang berkembang di tengah masyarakat bahwa ASN tidak boleh terlibat dalam politik.

Dijelaskannya, Yang tidak diperbolehkan dilakukan ASN yakni bergabung dalam partai politik atau menjadi tim sukses (timses) pasangan calon, baik itu dari jalur perseorangan maupun partai politik.

Lanjutnya lagi, Yang tidak dibolehkan sama sekali dalam memberikan dukungan bagi calon perseorangan maupun memberikan suara adalah anggota TNI dan Polri aktif.

Untuk calon perseorangan harus menyerahkan 41.116 kartu tanda penduduk (KTP) dari masyarakat sebagai syarat utama.

Penetapan jumlah KTP tersebut, 7,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) mengacu pada pemilihan gubernur Sumbar pada 2015 yang berjumlah sebanyak 548.213 orang.

“Penyerahan syarat calon perseorangan wali kota dan wakil wali kota dibuka pada 25 hingga 29 November,” kata dia.

Syarat dukungan yang dikumpulkan tersebut harus tersebar minimal pada enam dari 11 kecamatan yang ada di daerah itu, lanjutnya.

Menurutnya sosialisasi tahapan Pilkada merupakan salah satu faktor keberhasilan penyelenggara pemilu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Kemudian bakal calon kepala daerah juga harus mengetahui mekanismenya,” ujar dia.

Selain itu, KPU juga akan memantau pelaksanaan Pilkada serentak 2018 melalui Silon.

“Menggunakan aplikasi tersebut seluruh calon yang hendak mendaftar ke KPU juga wajib mengisi datanya,” kata dia.

Selain dari calon perseorangan, pemilihan kepala Daerah di Padang juga dapat diusung oleh partai politik.

Partai politik bisa mengusung calon wali kota minimal memiliki wakilnya di legislatif setempat empat dari 20 kursi yang ada.

#Red

Check Also

Salah Seorang Terduga Teroris Pembakaran Mako Polres Dharmasraya Merupakan Anak Polisi Polres Muaro Bungo

Dharmasraya—Salah seorang terduga teroris, pembakaran Mako Polres Dharmaaraya yang tewas ditembak Eka Fitra Akbar merupakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *