Home / ---- / Bank Nagari Dapat Persetujuan Pemerintah, Salurkan Dana KUR Rp100 Milyar

Bank Nagari Dapat Persetujuan Pemerintah, Salurkan Dana KUR Rp100 Milyar

PADANG (LN)—Bank Nagari atau Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat mendapatkan persetujuan dari pemerintah untuk menyalurkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp100 miliar pada tahun 2016 ini.

Menyaluran KUR diprioritaskan untuk pembiayaan di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan. Dan ditargetkan hingga penghujung tahun ini sudah tersalurkan, kata Direktur Utama Bank Nagari Dedy Ihsan, Selasa (1/11) di Padang.

Disampaikan Dedi, Sebelumnya perseroan tidak ditunjuk pemerintah sebagai salah satu penyalur KUR di tahun 2016, karena rasio kredit bermasalah dianggap tinggi. Namun dengan lobi serta keseriusan,  akhirnya pada September pemerintah memberikan kesempatan pada Bank Nagari dengan nilai dana sebesar Rp100 miliar.

Gubernur Sumbar : KUR bisa  mendorong pertumbuhan sektor usaha di daerah

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengharapkan ditunjuknya Bank Nagari sebagai salah satu bank penyalur KUR bisa  mendorong pertumbuhan sektor usaha di daerah Sumbar, karena kendala terbesar bagi pelaku usaha yakni keterbatasan modal.

Dengan diberikannya perkuatan modal, diharapkan petani  yang dulunya hanya menjual produk pertanian, maka dapat meningkatkan usahanya, karena KUR terbukti berperan optimal menggerakkan pertumbuhan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, papar gubernur.

Sambungnya lagi, angka penyaluran KUR di daerah itu per-Agustus 2016 mencapai Rp2,38 triliun atau meningkat 225% dari tahun sebelumnya sebesar Rp733 miliar melalui tiga bank milik pemerintah.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Zirma Yusri : Pelaku usaha  terbantu permodalannya, UMKM punya daya saing

Sedangkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Zirma Yusri, menyebutkan peningkatan penyaluran KUR itu ditopang kebijakan pemerintah guna memperkuat permodalan UMKM, terutama dengan subsidi bunga hanya 9%.

Dengan subsidi bunga ini diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang terbantu permodalannya, sehingga UMKM punya daya saing,” katanya.

Sedangkan menurut PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Bank Nagari memiliki prospek stabil yang berlaku hingga Oktober 2017. Peringkat Bank Nagari mencerminkan posisi kuat perseroan di pasar kredit Sumatera Barat.

Selain itu, Bank Nagari juga menikmati margin tebal dari penyaluran bisnis ke segmen pegawai negeri. Total kredit yang disalurkan Bank Nagari per Juni 2016 mencapai Rp15,03 triliun.

Di sisi lain, peringkat Bank Nagari dibatasi oleh rasio kredit bermasalah atau NPL yang tinggi di segmen kredit produktif. Bank Nagari juga menghadapi persaingan yang ketat di segmen ini. Per Juni 2016, rasio NPL gross atau NPL kotor Bank nagari mencapai 3,3%.  (*)

Check Also

DPR Padang Desak Pjs. Wako Tindak Kabag Kesra, Diduga Lakukan Pelanggaran Berpihak Pada Salah Satu Paslon

Padang (LN)—Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa mendesak Pejabat Sementara (Pjs) Walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *