Home / ---- / Benarkah Baznas Padang Sebagai Sarana Pencitraan Walikota ?

Benarkah Baznas Padang Sebagai Sarana Pencitraan Walikota ?

PADANG (LN)–Menggelembungnya isu ditengah masyarakat tentang penyaluran zakat yang dilakukan Baznas Kota Padang, dinilai sudah melenceng dari ketentuannya.

Yangmana, Baznas Padang dicap sebagai lembaga yang tidak independent dan tidak proporsional, karena dalam penyaluran zakat terindikasi “tebang pilih”.

Parahnya lagi, Baznas Padang juga disebut sebagai sarana pencitraan serta dimanfaatkan untuk kepentingan politik Walikota Padang semata.

Karena, Penyaluran zakat tersebut hanya diberikan kepada masyarakat yang mempunyai rekomendasi dari Walikota atau partai tertentu saja.  Selain itu, sanggat-sanggat sudah untuk bisa dikabulkan.

 

BAZNAS PADANG LEMBAGA INDEPENDENT, PENYALURAN ZAKAT SESUAI MEKANISME DAN KETENTUANNYA    

Terkait hal itu, Baznas Kota Padang, melalui Kabid SDM dan Umum Sintaro Abe saat konfirmasi, membantah perihal isu yang beredar ditengah masyarakat tersebut, Selasa (10/4) di kantor Baznas Padang jalan By. Pass Padang.

Dikatakannya, Baznas Kota Padang merupakan lembaga independent. Dan untuk penyaluran zakat selama ini sudah sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang ada.

Diakuinya, memang ada beberapa propsal masyarakat yang masuk ke Baznas Kota Padang, tapi tidak dikabulkan (ditolak) karena tidak memenuhi syarat sebagaimana yang sudah ditetapkan.

Lebih jauh dijelaskannya, Setiap proposal yang masuk tentunya ditindak lanjuti. Bagi proposal yang sudah melengkapi persyaratan (administrasi) serta masuk dalam katagori (kelompok) penerima zakat (mustahik), maka Baznas Padang akan menyalurkan zakat tersebut. Sebaliknya, proposal yang ditolak akan diberikan pemberitahuan melalui surat ataupun SMS.

Di informasikan Abe, Target penggumpulan zakat tahun ini (2017) sebesar Rp28 milyar. Targrt tersebut naik, apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2016) yang hanya Rp25 milyar.

Dari total penggumpulan zakat tersebut, dikeluarkan sebesar 12 persen untuk amil (penggelola).

Hingga saat ini (April), realisasi penggumpulan zakat sudah mencapai sebesar 23 persen dari target yang ada.

Sebagai upaya tercapainya penggumpulan zakat tersebut, selain zakat PNS Pemko Padang, maka Baznas Padang juga mengupayakan menghimpun zakat dari pihak swasta, pengusaha, pedagang, BUMN/BUMD dan sebagainya.

Sedangkan untuk penyaluran zakat tersebut, sebagaimana diketahui bahwa Baznas Kota Padang memiliki 6 (enam) program unggulan, diantaranya Padang Religius (PG), Padang sehat (PS), Padang Peduli (PP), Padang makmur (PM), Padang sejahtera (PS) dan Padang cerdas. (fit/Ar)

Check Also

Peringatan Hari Bhakti PUPR Ke-73 di Gd. Sate Bandung, Menteri Basuki Unjuk Kebolehan

BANDUNG  (LN)- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membuka acara peringatan Hari Bakti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *