Home / ---- / BNN Sumbar Ajak Ormas Perangi Narkoba

BNN Sumbar Ajak Ormas Perangi Narkoba

Padang (LN)–Dalam upaya pemberantasan pengedaran narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat tidak saja melakukan aksi pembongkaran jaringan sindikat narkoba di wilayah Sumbar ini, tetapi BNN Sumbar juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, Rabu (10/8) bertempat di hotel Aliga Kota Padang.

BNN Sumbar menggelar worksop dengan tema Penyusunan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Di Lingkungan Organisasi Kemasyarakatan di Kota Padang, acara ini di hadiri oleh seluruh ormas yang ada di kota padang.

Raymon kabid penindakan BNN Prov.Sumbar menjelaskan,perlu kebersamaan dalam memerangi narkoba dan peran ormas sangat penting dalam memerangi pengedaran narkoba, dan maksud dari kegiatan ini agar Terciptanya Integrasi , Singkronisasi dan Konsistensi antara Perencanaan, Penggangaran, Pelaksanaan dan Pengawasan Program di BNN Provinsi se Sumatera Barat.

Dengan tujuan Terjadinya Peningkatan Penanganan Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam mensukseskan P4GN.
Raymon menambahkan, sasaran dari kegiatan ini adalah Terkendalinya Angka Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba. Terwujudnya kemandirian masyarakat dan Stakeholder yg berpartisipasi dalam P4GN, Meningkatnya Daya Tangkal masyarakat terhadap Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Melemahnya aktifitas jaringan sindikat peredaran.

Dengan Indikator Kinerja Sasaran, Menurunnya Angka Angka Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba. Meningkatnya institusi Pemerintah dan Swasta yang mengimplementasikan program Pembangunan Berwawasan Anti. Meningkatnya jumlah kelompok masyakarat dan Institusi / lembaga Pendidikan yang mengimplementasikan program Bang Wawan, Meningkatnya Efektivitas informasi P4G. Terlaksananya Indeks Kemandirian Partisipasi Masyarakat dalam P4GN.

Dengan strategi . Melakukan upaya ekstensifikasi dan intensifikasi , Informasi P4GN kepada seluruh masyarakat dengan mengintegrasikan program P4GN kedalam seluruh Issue dan sektor Pembangunan melalui Konsep Pengganggaran Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba .

Kebijakan berbasis Anti Narkoba serta mendorong Pembangunan Karakter manusia dengan memasukkan nilai nilai Hidup Sehat Tanpa Narkoba kedalam kurikulum Pendididikan Dasar sampai Lanjutan Atas.ungkap Reymon.

dr Marryo Borry WD, turut hasir debagai pemateri dengan judul bahaya napza terhadap kedehatan, beliau menjelaskan, napza terbagi dalam tiga jenis dan memiliki efek samping yang berbeda-beda.

Stimulan, jenis ini seperti Alkohol, Valium,, kodein, Panadin, heroin, opium, morfin. Memperlambat aktivitas pada susunan syaraf pusat, orang ini lebih santai dan kurang sadar akan sekelilingnya.
Amfetamin, Efek jangka pendek Rasa senang/euforia , Mual, cemas, PD, Mudah bersosialisasi, Pupil mata melebar Nafsu makan kurang, Berkeringat ,TD dan denyut jantung berlebihan, Rahang mengatup dan gigi geraham mengunyah.

Penggunaan Dosis tinggi akan menyebabkan Sakit kepala, gemetar, nafas tak teratur, Efek jangka panjang Terjadi toleransi tubuh Ketergantungan Kurang gizi, lemah Depresi Penurunan daya tahan tubuh terhadap infeksi dan Gangguan jiwa reaktif (Halusinasi, paranoid, perilaku kekerasan)

Halusinogen, Secara signifikan dapat mengubah dan menyebabkan distorsi tentang persepsi, kondisi pikiran, dan lingkungan . Distorsi itu menyebabkan penggunanya melihat atau mendengar sesuatu sangat berbeda dari sebenarnya (atau sebenarnya tidak ada) .jenis ini dalam jangka panjang pada pengguna akan terjadi flash back, Rasa yang tidak nyaman Kerusakan daya ingat dan kesulitan konsentrasi ,Gangguan kesehatan mental, ungkap Marryo.

Ustad syaiful pimpinan Panti Rehabilitasi Sosial Narkoba (PRSN) Sahabat Suci Hati, yang juga sebagai narasumber menjelaskan ada beberapa cara dalam penyuluhan bahaya narkoba pada generasi muda seperti pada kegiatan Wirid remaja’, Majelis ta’lim, Pengajian-pengajian umum Sekolah dan pesantren serta tempat-tempat yang rawan resiko penyalahgunaan narkoba. Syaiful menambahkan mereka pecandu narkoba memiliki hak untuk sembuh. Selain pengbatan secara medis, penyebuhan secara mental juga sangat penting agar mereka tidak kembali terjerumus, ungkap syaiful. (deni)

Check Also

Peringatan Hari Bhakti PUPR Ke-73 di Gd. Sate Bandung, Menteri Basuki Unjuk Kebolehan

BANDUNG  (LN)- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membuka acara peringatan Hari Bakti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *