Home / ---- / BPBD Sumbar Bentuk TIM JITU PASNA untuk Jurnalis, Media Beperan Berikan Edukasi Bencana

BPBD Sumbar Bentuk TIM JITU PASNA untuk Jurnalis, Media Beperan Berikan Edukasi Bencana

Bukittinggi (LN)—Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (JITU PASNA) sangat penting untuk memberikan edukasi tentang penanganan bencana. Masyarakat dapat menghadapi bencana tersebut tanpa kepanikan.

Pada prinsipnya, kita semua tidak menghendakinya terjadinya bencana ini, akan tetapi menurut para ahli adanya ancaman megatrust yang perlu untuk di waspadai. Namun, Kapan bencana itu akan terjadi, tidak ada yang dapat mengetahuinya.

Hal itu disampaikan Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat, Erman Rahman saat membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) “Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (JITU PASNA) Bagi Jurnalis se Sumatera Barat, Rabu Malam (30/10) di Bukittinggi.

Sambungnya lagi, “Untuk itu, marilah kita sama-sama berdo’a kepada Allah SWT supaya dijauhkan dari bencana tersebut”, ucap Kalaksa BPBD Sumbar yang diaminkan oleh panitia dan peserta.

Sementara itu, Komisioner Penyiaran Indionesia (KPI), Yuliandre Darwis mengapresiasi BPBD Sumbar dengan digelarnya Bimtek tersebut.

Jurnalis seyogyanya dapat memberikan informasi bencana yang terjadi secara tepat dan akurat sesuai dengan kode etik pers. Jangan sampai menampilkan foto-foto yang kriterianya “dilarang”. Menyajikan berita dengan baik sehingga bisa menjadi motivator bagi korban bencana, pesannya.

Ketua Panitia Pelaksana Bimtek Jitu Pasna, Suryadi Eviontri mengatakan, Bimtek jurnalis bagi media cetak, elektronik dan media online ternyata banyak diminati, namun karena keterbatasan anggaran tersedia maka hanya dapat mengakomodir sebanyak 90 orang peserta.

“Kita berharap tahun depan ada angkatan berikutnya, karena semakin banyak wartawan yang mengikuti bimtek Jitu PASNA ini, maka informasi kebencanaan dan edukasi kepada masyarakat akan lebih maksimal”, ucapnya.

Disampaikannya, Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari, dimulai 30 Oktober hingga 2 November 2019.

Dalam kegiatan ini, seluruh peserta yang mayoritas wartawan Sumbar dibekali pengetahuan tentang bagaimana menghadapi bencana, tatacara wawancarai narasumber korban bencana, mengedukasi masyarakat yang terdampak bencana sehingga dapat meminimalisir resiko apabila sewaktu-waktu bencana itu terjadi.

#Fit

Check Also

Wawako Padang Sampaikan Nota Penjelasan 3 Ranperda

Padang (LN)–Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan Nota Penjelasan Wali Kota Padang tentang penyampaian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *