Home / ---- / Bulog Sumbar akan Berikan Sanksi Tegas Terhadap Mitra Nakal, Beras OP Bulog Dijadikan Oplosan

Bulog Sumbar akan Berikan Sanksi Tegas Terhadap Mitra Nakal, Beras OP Bulog Dijadikan Oplosan

Padang (LN)—Bulog Divisi Regional (Divre) Sumbar akan bertindak tegas apabila ada mitra (perusahaan/usaha dagang) yang ketahuan berbuat nakal.

Dengan sengaja melakukan kecurangan untuk meraup keuntungan besar dengan cara mencampurkan beras Bulog dengan beras lain yang mutunya dibawah standar (oplosan) atau sebaliknya.

Hal itu disampaikan Kepala Bulog Divre Sumbar, melalui Kabid. Operasional dan pengadaan, M. Yusuf saat dikonfirmasi, Rabu (27/2) diruang kerjanya, Padang.

Bulog memiliki beras standar medium (beras vietnam dan beras Lampung) dan premium (beras Thailand).

Beras medium (beras vietnam dan lampung) digunakan untuk kegiatan operasi pasar (OP), sedangkan beras Thailand untuk komersil.

Apabila diketahui ada perusahaan/UD yang nekat mencampur beras Bulog dengan beras lain yang kwalitas mutunya dibawah beras bulog, maka kerjasama akan diputus, tegas Yusuf.

Baca berita lainnya :

> Di Dalam Gudang Tak Berizin Milik PT. SM, Ditemukan Beras Kadaluarsa Sebanyak 5 Ton

> Wako Padang Sidak Temukan Beras Diduga Oplosan di Pasar Mudiak, Terindikasi Pelaku Gunakan “Modus Operasi Bulog”

Terkait dengan adanya kasus didapatkannya beras rusak di gudang milik PT. Sabang Merauke Persada (SMP) yang sempat membuat heboh publik, yusuf menjelaskan.

Beras rusak yang ada di gudang  PT. SMP bukanlah beras dari bulog Sumbar, akantetapi berasal dari Jawa Barat.

Diakuinya, dari 12 perusahan/UD mitra Bulog Sumbar, PT. Sabang Merauke Persada (SMP) termasuk salah satu perusahaan yang menjadi mitra Bulog Sumbar untuk kegiatan operasi pasar (OP).

Dipaparkannya, sebelumnya PT. SMP melakukan permintaan pengambilan beras kepada Bulog Sumbar (21/1) sebanyak 25 ton yang akan didistribusikan ke 4 titik lokasi, diantaranya untuk daerah kepulauan Mentawai sebanyak 10 ton dan 15 ton lainnya untuk kota Padang.

Namun untuk memastikan pendistribusian beras itu cocok dengan sasaran yang ditujukan, maka diserahkan kepada Tim Satgas pangan yang berada di Polda Sumbar.

Tim Satgas Pangan inilah bertugas untuk melakukan pengawasan dan penindakan apabila terjadi penyimpangan, jelas Yusuf.

Disampaikannya juga, ada beberapa upaya yang akan dilakukan Bulog, apabila terjadi beras rusak (turun mutu), diantaranya melakukan perbaikan mutu (Reprosesing), lelang dan tindakan pemusnahan, jelasnya.

 

#fit/ard

 

Check Also

IKW RI Gelar “Buber”, Ungkapan Rasa Syukur dengan Rajut Kebersamaan

Padang (LN)—Keluarga Besar Ikatan Keluarga Wartawan Republik Indonesia (IKW-RI) menggelar acara berbuka puasa bersama (BUBER), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *