Home / ---- / Bupati Agam : Tingkat Jam Kerja Masyarakat Meningkat Berdampak terhadap Peningkatan  Ekonomi

Bupati Agam : Tingkat Jam Kerja Masyarakat Meningkat Berdampak terhadap Peningkatan  Ekonomi

Padang (LN)–Bupati Agam, H .Indra Catri, Dt Malako Nan Putiah mengatakan, tingkat jam kerja masyarakat Kabupaten Agam pada tahun 2018 meningkat menjadi 4,5 jam perkapita perhari dari beberapa tahun terakhir. Hal itu berdampak terhadap peningkatan  ekonomi masyarakat.
“Satu jam saja jam kerja naik, kita sudah mencapai peningkatan pendapatan perkapita yang cukup tinggi. Dalam tempo 6 tahun terakhir hampir dua kali lipat produksi padi dan jagung naik,” kata Bupati Agam Indra Catri, sebelum menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri, sebagai Pembina Pengelola Dana Desa, Kamis (8/2) di Hotel Bumi Minang, Padang.
Luas panen dengan sendirinya juga ikut naik. Ironisnya, menurut bupati, biasanya apabila produksi padi naik, maka produksi jagung menurun. Begitu sebaliknya.
Kalau di Kabupaten Agam naik kedua-duanya. Artinya, lahan- lahan marginal sudah dimanfaatkan secara maksmimal oleh masyarakat petani. Belum lagi  buah-buahan dan produksi perikanan.
Untuk produksi perikanan, Agam tanpa Danau Maninjau produksi ikan selalu naik. Artinya, ada kenaikan produksi ikan air tawar secara signifikan dari proses reklamasi kolam
Dengan cara demikian, dinilai bupati juga akan menambahkan jam kerja petani. “Ciptakan sumber gizi di mana-mana, maknanya kita juga bisa menciptakan lapangan kerja dimana-mana, sebagai wujud dari keshalehan sosial masyarakat,” uajrnya.
Untuk itu, saya mengajak masyarakat untuk melaksanakan aktivitas setelah shalat subuh berjamaah.
“Biasanya apabila masyarakat selesai shalat subuh, mereka tidak akan tidur lagi. Mereka akan bekerja. Minimal setelah shalat subuh, sebelum melakukan kegiatan rutinitas, mereka akan memanfaatkan waktu sekitar satu jam, seperti membersihkan perkarangan rumah atau yang lainnya.
Ditambah dengan bekerja di kebun memakan waktu 2-3 jam. Ditotalkan sudah lima jam, belum lagi aktivitas yang lainnya.
“Target kita hingga 2021 tingkat jam kerja masyarakat menjadi 7 jam, sehingga semua aspek sisi kehidupan masyarakat akan semakin sejahtera lagi,” ujarnya optimis.(IF/AMC)

Check Also

BKKBN Sumbar “Impoten”, PT. Delapan Pilar Bekerja Tanpa K3 Dibiarkan

Padang (LN)—Satu lagi ditemukan perusahaan nakal, bekerja semaunya tanpa aturan yang sudah ditetapkan demi bisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *