Home / ---- / Dewan Nilai Dinas PU Kota Padang Lamban, Pengendalian Drainase Buruk

Dewan Nilai Dinas PU Kota Padang Lamban, Pengendalian Drainase Buruk

Padang (LN)–Sembilan kecamatan di Kota Padang terendam banjir, saat terjadinya hujan lebat mengguyur wilayah Kota Padang, Kamis (16/6) sore hingga malam.

Tingginya Intensitas hujan membuat air naik begitu cepat menggenangi kota Padang. Ditambah lagi, kondisi drainase sebagai pengendalian air sanggat buruk, sehingga tidak mampu menampung air hujan yang ada.

Akibatnya, dari sebelas kecamatan yang ada dikota Padang, Sembilan diantaranya tergenang air hujan. Kondisi kecamatan yang parah dilanda banjir ini yakni Kototangah, Padang Barat, Padang Timur, Padang Utara, Padang Selatan, Lubukbegalung, Lubuk Kilangan, Bungus Teluk Kabung, Nanggalo. Hanya kecamatan Kuranji dan Pauh yang bebas dari banjir. Rata-rata ketinggian air banjir mencapai setengah meter, namun ada juga yang sampai merendam rumah warga.

Melihat kondisi itu, membuktikan pembenahan drainase di kota Padang masih belum maksimal. Dan Dinas PU Kota Padang dinilai lamban dan tidak mampu mengatasi permasalahan banjir yang sering terjadi .

Permasalahan banjir ini tentunya menjadi sorotan dan mengundang respon dari DPRD Kota Padang.

Sebagaimana disampaikan Anggota DPRD Kota Padang, Azirwan Sabtu (18/6) mengatakan, “Dinas Pekerjaan Umum (PU) Padang  dinilai lamban dalam melakukan pembenanhan drainase di Kota Padang. Terbukti, banyaknya titik banjir saat hujan turun.

Permasalahan banjir merupakan permasalah serius yang harus segera di atasi pemerintah Kota Padang, karena banjir berdampak buruk yang dapat merugikan masyarakat.

Dinas PU Kota Padang harus segera melakukan evaluasi agar permasalah banjir ini tidak lagi terjadi, bukan malah “lempar tangan” seakan-akan tidak bertanggungjawab terhadap kondisi yang ada, ingat Azirwan.

Check Also

PSBB Sumbar Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020, Hanya Bukittinggi News Normal

Padang (LN)—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga 7 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *