Home / ---- / Diduga, CV. AJU Rekayasa Laporan Mingguan

Diduga, CV. AJU Rekayasa Laporan Mingguan

Padang (LN)–Nekat, ternyata hingga saat ini, Rabu (2/5), CV. Andalas Jaya Utama (AJU) selaku kontraktor pelaksana pembangunan drainase paket-3 bekerja tanpa dilengkapi administrasi.

Yang mana, CV. AJU sampai saat ini belum menyerahkan Berita Acara Serah Terima Lapangan (BA MC 0%), requiz pekerjaan dan rekap MC 0%.

Padahal pekerjaan yang menelan anggaran sebesar Rp1.010.220.000 berasal dari Dana APBD kota Padang TA.2018, sudah dikerjakan sebulan yang lalu usai dikeluarkan nya Surat Perintah Mulai Pekerjaan (SPMK) pada 14 Maret 2018.

Hal itu terungkap, ketika media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Dinas PUPR Padang, PPTK Pembangunan drainase paket-3, Kasmaizal diruang kerjanya di Padang, Rabu (2/5).

“Dinas PUPR Padang hingga saat ini, Rabu (2/5) masih belum menerima rekap MC 0% dan laporan mingguan dari CV. AJU”, ucap Kasmaizal.

“Bagaimana Dinas PUPR Padang bisa mengetahui progres pekerjaan pembangunan drainase paket-3 , sementara CV. AJU belum menyerahkan BA MC 0%, papar Kasmaizal yang akrab disapa pak Ujang.

Bahkan Dinas PUPR Padang sudah mendesak CV. AJU untuk segera menyerahkan BA MC 0% namun hingga sekarang masih belum diserahkan, katanya.

Diakuinya, masih banyak rekanan yang belum menyerahkan BA MC 0%, hanya beberapa rekanan yang sudah menyerahkan.

Dari keterangan yang dipaparkan PPTK Kasmaizal itu, terungkap sejak awal pelaksanaan pekerjaan pembangunan drainase paket-3, CV. AJU bekerja tanpa adanya acuan/pedoman kerja serta lemahnya fungsi pengawasan (supervisi) CV. Nadra Const serta Dinas PUPR Padang, sehingga kontraktor bekerja sesukanya.

Baca : Menyigi Pelaksanaan Pekerjaan Drainase P aket 3, CV. AJU Kedapatan Gunakan Batu Setempat

Sebagaimana ketentuannya, sebelum memulai pekerjaan, seharusnya pihak rekanan (kontraktor) sudah menyerahkan BA MC 0% tersebut kepada Dinas PUPR Padang.

Terindikasi, laporan pelaksanaan pekerjaan Pembangunan drainase paket 3 yang akan diserahkan CV. AJU direkayasa alias tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

#tim

Check Also

Mendagri Minta Aparat Penegak Hukum Tangkap Kepala Daerah Yang Selewengkan Dana BPJS

JAKARTA.LN-  Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mewanti-wanti kepala daerah, cermat dalam penggunaan anggaran dan tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *