Home / ---- / Diduga Kepsek SMA 1 Enam Lingkung Kongkalingkong, Mainkan Rapor Siswa Tinggal Kelas

Diduga Kepsek SMA 1 Enam Lingkung Kongkalingkong, Mainkan Rapor Siswa Tinggal Kelas

Padang (LN)—SMA 1 Negeri enam lingkung kab. Padangpariaman diduga melakukan kongkalingkong dengan cara memainkan atau merubah rapor siswa yang tidak naik (tinggal kelas).

Siswa yang dinyatakan tidak naik kelas, namun rapornya dirubah agar bisa naik kelas di sekolah lain (pindah naik).

Diduga, untuk bisa merubah rapor tersebut, wali murid harus membayar sesuai tarif yang diminta.

Dari informasi yang didapatkan media ini, ada 20 orang siswa yang tidak naik kelas. Tapi ada 3 (tiga) orang siswa diantaranya bisa pindah naik ke sekolah lain.

Dan salah satu siswa yang pindah naik itu adalah anak dari ketua komite SMA 1 Negeri enam lingkung.

Hak itu tentunya menjadi sorotan bagi orang tua murid lainnya.

Sebagaimana yang disampaikan salah seorang wali murid Sekolah SMA 1 Negeri enam lingkung, Badier samsu yang merasa kecewa atas prilaku sekolah yang dirasanya tidak adil.

Kepala sekolah bisa memberikan pindah naik kepada “DKW” (inisial) anak ketua komite Sekolah SMA 1 Negeri Enam lingkung, tapi untuk siswa lainnya, kenapa tidak bisa.

Untuk menolak, Berbagai alasan yang dikemukakan kepsek ,” ucap Bardier kesal.

Dampaknya, sebelumnya wali murid sudah melakukan pertemuan dengan kepsek untuk membahas hal tersebut.

Disaat itu, Kepsek SMA1 Enam Linglung Nashar mengatakan tidak bisa pindah naik, sebut Bardier mengulangi ucapan Nashar.

Kenyataannya, ada siswa yang pindah naik ke sekolah lain. Ini menandakan kepsek tidak konsekwen terhadap apa yang disampaikannya, ucapnya kecewa.

Parahnya, siswa yang dinyatakan tidak naik kelas, sekarang mengalami depresi sehingga tidak mau masuk sekolah, sesalnya.

Terkait dengan itu kepsek SMA 1 enam lingkung Kabupaten Padang Pariaman, Nasyar saat di konfirmasi via telfon selular ke nomor 081266040xxx menyebutkan adanya kesalahan dari guru.

“ini kesalah guru dalam melakukan pengisian nilai rapor siswa. Dan setelah dilakukan sidang, barulah diketahui, apakah siswa tersebut bisa naik kelas atau tidak” terangnya.

Dijelaskannya, seluruh data siswa tercatat di Dapodik Dinas Pendidikan, jadi sekolah tidak bisa untuk merubahnya.

 

#Adi

Check Also

Jelang Closing Ceremony APG Pukul 11.00WIB Jalan Seputaran GBK Ditutup

Jakarta, (LN),- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan rekayaksa lalu lintas (lalin) di beberapa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *