Home / ---- / Diduga, PT. Ruhul Fateya Contractor (RFC) Gunakan SKA K3 Pinjaman, Kangkangi UU K3

Diduga, PT. Ruhul Fateya Contractor (RFC) Gunakan SKA K3 Pinjaman, Kangkangi UU K3

PADANG (LN)—Pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi saluran drainase paket-2, lokasi jalan Gajah Mada Simpang Tinju Kota Padang, kontraktor pelaksana PT. RUHUL FATEYA CONTRACTOR Kangkangi Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan UU RI Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.

Sebagaimana tercantum KAK dan Dokumen kontrak, pihak rekanan wajib memiliki tenaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), berpendidikan minimal Diploma (D3) dengan pengalaman kerja 3 tahun, dibuktikan melalui sertefikat SKA K3.

Ternyata, petugas K3 yang diminta panitia sebagai salah satu syarat lelang hanya sebagai pelengkap administrasi belaka untuk bisa mendapatkan proyek tersebut, sementara realisasi dilapangan “nol”.

Karena, petugas K3 tersebut tidak pernah ada dilokasi pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi saluran drainase paket-2, lokasi jalan Gajah Mada Simpang Tinju Kota Padang.

Diduga kuat, SKA K3 yang digunakan PT. RUHUL FATEYA CONTRACTOR untuk mendapatkan proyek tersebut adalah pinjaman. Terbukti, para pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Keselamatan (APK), seperti sepatu, sarungtangan, helm dan sebagainya yang seharusnya menjadi tanggungjawab petugas K3.

Petugas K3 merupakan tenaga ahli memiliki tanggungjawab terhadap pelaksanaan K3 di lokasi pekerjaan, serta tidak bisa dialihkan kepada pihak lainnya.

Saat dikonfirmasi, Kamis (29/9) Site manager PT. RUHUL FATEYA CONTRACTOR, Ruben Takdir Purba saat ditemui dilokasi pekerjaan mengakui bahwa Petugas K3 di lapangan memang tidak ada. Anehnya, Ruben malah mengarahkan untuk menanyakan langsung kepada PPK ?

“Saya sudah mengajukan kepada atasan, namun hingga sekarang masih belum ditanggapi atau tanyakan saja langsung Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bapak Herman, karena belia yang lebih tau, ucap Ruben.

Sementara itu, PPK Pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi saluran drainase paket-2, lokasi jalan Gajah Mada Simpang Tinju Kota Padang, Herman saat dihubungi via handpone ke nomor 081276608xxx tidak menjawab…(Tim)

Bagaimanakah mekanisme verifikasi lelang yg dilakukan ULP Kota Padang Pokja.III, sehingga memenangkan perusahaan ini serta, tanggapan PPK/PPTK. Tunggu berita selanjutnya..!!

Check Also

Pjs. Wako Padang Bersama Kapolda Sumbar Komit Tingkatkan Sinergitas dan Netralitas Pilkada Serentak

Padang (LN)–Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Padang, Drs. Alwis mengikuti Upacara Gabungan antara TNI, Polri dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *