Home / ---- / Dipenghujung Tahun 2018, Polres Dharmasraya Berhasil Ungkap Beberapa Kasus Resahkan Masyarakat

Dipenghujung Tahun 2018, Polres Dharmasraya Berhasil Ungkap Beberapa Kasus Resahkan Masyarakat

DHARMASRAYA (LN)- Dalam waktu dekat belakangan ini, pihak Jajaran Polres Dharmasraya, mengungkap tiga kasus yakni, kasus curian kendaraan motor (curanmor), kasus Sodomi, dan kasus narkoba jenis sabu, hal ini di katakan Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir. Sik. MH, Rabu (19/12) ketika press conference di Aula Mapolres setempat.

Pada kesempatan itu, di depan puluhan awak media Dharmasraya Kapolres Imran Amir, membenarkan anggotanya telah mengamankan satu orang pelaku curanmor, satu orang pelaku sodomi dan satu orang pelaku pemakai dan pengedar narkoba jenis sabu.

Di jelaskannya, pelaku curanmor bernama Untung (33) Warga Jorong Tarantang, Nagari Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru, dan juga pelaku ini resinivis sudah 4 kali keluar masuk penjara dengan yang sekarang.

Tertangkapnya pelaku berkat informasi masyarakat dengan dilakukan penyelidikan di nagari sialang gaung ternyata benar pelaku langsung di amankan dengan dua unit barang bukti sepeda motor roda dua hasil curian pelaku.

Sedangkan pelaku pemakai dan pengedar narkoba bernama Ridwan Saputra (21) warga Teluk Lancang Tebo, Provinsi Jambi, yang sehari melakukan perbuatan bertentangan dengan humum ini di Kabupaten Dharmasraya, yang berhasil di amankan anggota resnarkoba polres dharmasraya di Jalan lintas lama simpang 3 Nagari Koto Baru, ketika pelaku hendak memperjual belikan barang haram tersebut, dengan barang bukti 2 paket kecil sabu dibungkus dengan plastik bening, serta lainnya.

Selanjutnya kata Imran, kasus yang sangat miris sekali yaitunya Sodomi terhadap anak di bawah umur yang dilakukan pelaku inisial AG (18), Warga Jorong Koto Agung Kanan, Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, dengan korban 7 orang anak di bawah umur.

Terungkapnya kasus ini, barawal dari keterngan salah seorang korban terhadap ibu kandungnya, disaat korban dimandikan ibunya, anus korban terasa sakit dan korban mengatakan yang sebenarnya terhadap orang tuanya.

“Disaat korban dimandikan ia menjerit kesakitan, dan langsung menjawab bahwa dirinya telah di sodomi pelaku, karna tidak senang orang tua korban langsung melapor ke Mapolsek Koto Agung, tidak berjarak beberapa jam pelaku dapat di tangkap dan di amankan,” ungkap Imran Amir.

Setelah dilakukan intrograsi terhadap pelaku mengakui perbuatannya sudah 7 orang korban anak di bawah umur yang di sodominya,”Perbuatan sodomi ini dilakukan pelaku dengan cara membawa anak-anak tersebut bermain kekamar mandi dan kamar tidur pelaku di situlah pelaku menyempatkan diri melakukan perbuatan buruknya,”ujar Kapolres.

Dengan kasus ini Imran menghimbau, terhadap pihak terkait di Pemkab Dharmasraya korban tetap dibina lagi mentalnya, begitu juga terhadap para tokoh agama untuk memberikan siraman rohani agar kedepan terhindar dari perbuatan latnat ini.

 

(Dlooyd76)

Check Also

Mengungkit, Kasus Penyimpangan di RSUD Dr. Rasyidin Padang

Padang (LN)—Kasus penyimpangan yang terjadi di RSUD Dr. Rasyidin Kota Padang pada tahun 2015-2016 lalu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *