Home / ---- / Ditemukan Obat Kadaluarsa di RSUD M. Natsir Solok, Persedian Obat Senilai Rp1,2 M Terindikasi “Dimainkan”

Ditemukan Obat Kadaluarsa di RSUD M. Natsir Solok, Persedian Obat Senilai Rp1,2 M Terindikasi “Dimainkan”

Solok (LN)—Pengendalian pengelolaan persediaan farmasi (obat) pada RSUD M. Natsir Solok masih lemah dan rawan untuk “dimainkan”.  Terindikasi, dari persediaan farmasi (obat) yang berada di apotek senilai Rp1,2 milyar diragukan keberadaannya.

Dan parahnya, ternyata di RSUD M. Natsir Solok didapatinya obat yang telah kadaluarsa berada di rak penyimpanan obat, yaitu obat bermerk “evothyl 30 mg” sebanyak 24 tablet yang telah kadaluarsa  terhitung sejak Februari 2019.

Berdasarkan data dari sumber terpercaya, bahwa RSUD M. Natsir Solok menyatakan  persediaan farmasi (obat) ditatausahakan pada gudang obat, apotek central, apotek IGD, dan apotek ICU pada akhir tahun (31 Desember 2018) sebesar Rp5.052.895.066, diantaranya sebesar Rp1.201.619.438 merupakan persediaan farmasi yang berada di apotek. Sedangkan beban persediaan farmasi (Obat) TA 2018 sebesar Rp15.026.294.923.

Pihak rumah sakit (termasuk apotek) tidak mempunyai pencatatan lain, selain pencatatan pada SIM RS yang hanya dapat menghasilkan saldo persediaan periode terbaru, serta mutasi persediaan atas inputan resep pada SIM RS tidak dapat dihasilkan.

Karena, Apotek tidak merancang pengendalian pengganti untuk menatausahakan mutasi persediaan, maka beban persediaan farmasi (obat) sebesar Rp15.026.294.923,61 dan nilai persediaan farmasi di apotek sebesar Rp1.201.619.438,77 pada RSUD M. Natsir Solok tidak dapat diyakini kewajarannya.

Selain itu, berdasarkan uji saldo persediaan dari rekapitulasi penerimaan gudang dan pengeluaran berdasarkan resep untuk periode tahun 2019 terdapat selisih sebanyak 44 jenis saldo persediaan senilai Rp13.999.177.

Terkait dengan hal tersebut, media ini masih beruapay untuk melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

Tunggu berita selanjutnya.

 

#TIM

Check Also

Penutupan Giat Florikultura 2019, Wawako Padang : Padang Siap Songsong PENAS Tani 2020

Padang (LN)—Acara Giat Florikultura Indonesia 2019, akhirnya secara resmi ditutup oleh wakil walikota Padang, Minggu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *