Home / ---- / Dugaan Kongkaligkong Lelang Proyek, Pokja ULP BANGKIM Sumbar Membantah

Dugaan Kongkaligkong Lelang Proyek, Pokja ULP BANGKIM Sumbar Membantah

Sebagaimana pernah diberitakan pada beberapa media tentang adanya dugaan kongkalikong lelang proyek untuk memenangkannya salah satu peserta yang merupakan perusahaan jagoan.

Pokja ULP BANGKIM Sumbar dituding menghambat peserta lainnya dengan cara mempersingkat pengumuman pasca kualifikasi lelang yang hanya 7 hari, yakni dari 15 hingga 21 Maret 2018.

Padang (LN)–Pokja ULP Sumbar
Kementrian PU-PERA, Satker Pengembangan Kawasan Permukiman (BANGKIM) Sumbar membantah adanya dugaan kongkalikong pada paket lelang proyek Peningkatan kualitas kawasan Permukiman Kumuh Batang Arau Kota Padang.

Kami (Pokja) bekerja sesuai dengan aturan dan Undang-undang yang di negara ini, ucap ketua Pokja Hamida ST, dan didampingi oleh salah seorang anggotanya yang bernama Eri kemarin, Selasa (24/03/2018) di kantor Satker BANGKIM Sumbar.

Hamida yang akrab dipanggil Buk Emi menjelaskan, Jangka waktu lelang yang dibuka selama 7 hari tayang itu sudah sesuai dengan ketentuannya.

Jadi, tudingan yang dilemparkan kepada Pokja ULP BANGKIM Sumbar, sengaja menghambat demi memenangkan salah satu perusahaan itu tidaklah benar.

Kami bekerja sesuai aturan dan Undang-undang yang berlaku, ucap Emi yang dianggukan oleh Eri.

Bahkan, jika ada peserta lelang (rekanan) yang merasa keberatan akan hal itu, maka dapat mengajukan perpanjangan waktu kepada pihak ULP, baik secara lisan, tulisan ataupun datang ke kantor Sarker BANGKIM Sumbar.

Tapi hingga saat ini, ternyata tidak ada rekanan yang mengajukan keberatan, paparnya.

Dijelaskannya, sebelum Pokja ULP BANGKIM Sumbar melakukan proses lelang maka harus melalui beberapa tahapan serta kajian.

Menurut Emi, Jadi persyaratan sebagaimana yang diminta tidaklah terlalu berat karena semua bisa didapatkan disini, seperti surat dukungan dan sebagainya.

Bahkan rencana anggaran biaya (RAB) yang dibuatpun hanya 3 lembar, ucap Emi.

Disampaikannya juga, pada paket lelang ini, tercatat ada 116 peserta yang mendaftar, sedangkan yang memasukan penawaran hanya enam perusahaan.

Saat ini tim pokja ULP BANGKIM Sumbar tengah melakukan penghitungan aritmatika terhadap penawaran peserta, tuturnya.

FH

Check Also

Pjs. Wako Padang Bersama Kapolda Sumbar Komit Tingkatkan Sinergitas dan Netralitas Pilkada Serentak

Padang (LN)–Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Padang, Drs. Alwis mengikuti Upacara Gabungan antara TNI, Polri dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *