Home / ---- / Dugaan Monopoli Proyek di Satker PJN.1 Sumbar, Preservasi Jalan Baso-Batas Riau Kembali Dikerjakan PT. Multikon JP

Dugaan Monopoli Proyek di Satker PJN.1 Sumbar, Preservasi Jalan Baso-Batas Riau Kembali Dikerjakan PT. Multikon JP

Padang (LN)—Kementerian PUPR dituntut untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerjanya.

Pasalnya beberapa waktu belakangan, disebut-sebut Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional III beserta PPK dilaporkan ke Polda Sumbar terkait kasus dugaan pemerasan oleh kontraktor/rekanan.

Selain itu, adanya dugaan monopoli dan KKN pada proyek jalan nasional juga tercium.

Karena, proyek preservasi jalan Baso-batas Riau yang selama dua tahun berturut turut dikerjakan oleh perusahaan/rekanan yang sama.

Pada tahun 2020 lalu, proyek preservasi jalan Baso-Batas Riau senilai Rp20 milyar dikerjakan PT. Multikon Jagad Perkasa (MJP).

Dan pada tahun 2021 ini proyek tersebut kembali dikerjakan oleh perusahaan yang sama yakni PT. MJP.

Sementara itu, kinerja PT. MJP dinilai banyak pihak sangat rendah karena masih didapatinya ruas jalan Baso-Batas Riau yang rusak meskipun baru saja ditangani.

Berdasarkan konfirmasi media ini kepada kepala Satker PJN.1 Sumbar, Thaibur via whatsap ke nomor hp 0813224116xx, Selasa (26/1) mengatakan, “Lelang bukan di kami pak, ada balainya sendiri, kami tidak bisa intervensi balai lelang utk memenangkan paket tertentu. Trimks”

Menanggapi hal itu, ketua LSM AWAK Defrianto Tanius kepada media ini menyebutkan, tender proyek preservasi jalan Baso-batas Riau sangat terasa aneh dan mencurigakan.

Alasannya, PT. MJP bisa menang tender pada paket pekerjaan yang sama secara berturut turut.

Hingga berita ini diturunkan media ini masih melakukan pendalaman dengan penggumpulan data, informasi serta melakukan konfirmasi kepada pihak terkait lainnya.

#fit

Check Also

Politik Nawacita Jokowi, Gotong Royong Politik

Penulis : Muhammad Rafik Perkasa Alam Ketua Umum DPP Aliansi Masyarakat Untuk Nawacita (ALMAUN) Memasuki …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *