Home / ---- / Hadapi PENAS KTNA XVI 2020, Sumbar Persiapkan Lahan Seluas 55 Ha

Hadapi PENAS KTNA XVI 2020, Sumbar Persiapkan Lahan Seluas 55 Ha

PADANG (LN)–Dinas Tanaman Pangan, Hotikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan kesiapan untuk menyukseskan perhelatan kegiatan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVI yang akan digelar pada tahun 2020 mendatang di Sumbar.

Ditunjuknya provinsi Sumbar sebagai tuan rumah, tentunya menjadi momentum bersejarah serta memberikan dampak positif terhadap  kemajuan Petani – Nelayan

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hotikultura dan Perkebunan Sumbar, Ir. Chandra, MSi, Rabu (13/2) di aula Kantor Gubernur Sumbar.

Disampaikannya, PENAS KTNA XVI akan digelar pada 20-25 Juni 2020 bertempat di Kota Padang Sumatera Barat, dengan perkiraan peserta yang hadir mencapai 50.000 orang dari berbagai provinsi di Indonesia.

Agar kegiatan berskala nasional  ini berjalan lancar sesuai dengan harapan, maka persiapan harus dilakukan secara matang dan terencana.

Baik persiapan dari sisi anggaran kegiatan, penyediaan lahan pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan lain-lain dengan luas lahan lebih kurang 55 Ha, jelasnya.

Untuk persiapan lahan Penas KTNA nanti sudah dipersiapkan yang luasnya 1 Ha yang akan dilakukan penanaman berbagai jenis tanaman buah-buahan, termasuk menyediakan kolam yang diisi dengan berbagai jenis ikan, berbentuk taman berlokasi di Aia Pacah Padang.

Lebih jauh Chandra menyampaikan, Selain itu, kita juga sudah menyediakan lahan tempat pameran pertanian, perikanan industri dan lainnya serta area parkir yang luasnya 10 hektar untuk persiapan puncak PENAS KTNA ke XVI.

Serta, lahan basah seluas 1 Ha, dan sisanya akan ditanami berbagai jenis tanaman lainnya, termasuk padi, ucapnya.

Lanjut Chandra menjelaskan persiapan lahan sudah berjalan hampir 70 persen, kami memulai dari lapang uotdoor, parkir dan , dilakukan penanaman berbagai jenis tanaman buah-buahan, termasuk menyediakan kolam untuk diisi berbagai jenis ikan dan bisa menjadi lokasi agro wisata, sehingga dapat mengundang wisatawan lokal maupun manca negara.

Dengan adanya event ini, tentunya akan menjadi tempat pertemuan bagi para petani, nelayan, peneliti, penyuluhan, swasta dan sebagainya, sehingga mereka bisa saling bertukar pikiran, informasi ataupun membangun kemitraan, jejaring ataupun kerja sama yang saling menguntungkan, jelas Chandra.

Untuk rangkaian PENAS KTNA ini akan dimulai pada tahun depan dengan kegiatan Livestock peternakan,”paparnya.

 

#Abil/Fit

Check Also

Hari ini, PN Jakpus Bacakan Putusan Gugatan PMH Dilakukan Dewan Pers

JAKARTA (LN)– Hari ini, Rabu, 13 Februari 2019, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *