Home / ---- / Heboh, Mesjid Agung Nurul Iman Padang Digunakan untik Persepsi Pernikahan

Heboh, Mesjid Agung Nurul Iman Padang Digunakan untik Persepsi Pernikahan

Padang (LN)–Lantai 2, Masjid Agung Nurul Iman Kota Padang digunakan untuk pesta/persepsi perkawinan dengan memakai organ tunggal, Minggu (28/10) menjadi viral di media sosial (medsos).

Atas kejadian itu, Ketua mesjid Agung Nurul Iman Padang, Mulyadi Muslim meminta maaf kepada seluruh umat muslim, atas kelalaiannya yang terjadi.

Karena, izinkan yang diberikan hanya untuk pelaksanaan Ijab Kabul, bukan untuk pesta perkawinan, apalagi menggunakan orgen tunggal,

Jadi secara tak langsung kami telah terkecoh atau di bohongi, ucap Mulyadi.

“Surat permohonan ke masjid hanya untuk meminjam lantai 2 untuk akad nikah. Tidak untuk musik berlebihan,” ujar, Senin (29/10).

Saat dapat laporan yang langsung saya terima tanpa panjang pikiran, Mulyadi  langsung menghentikan orgen tunggal yang sedang melakukan perannya mengibur pengunjung pesta, meski musiknya bernuansa Islami.

Apa yang di lakukan Ketua Masjid Agung Nurul Iman sangat tepat sekali sebab pemilik pesta tak mengindahkan surat permohonannya, tidak sesuai dengan izin diberikan, ujar Nulyadi.

“Kejadian hari Ahad yang baralek membawa tim nasyid dengan peralatan keybord. lagu-lagunya bernuansa religi,” tuturnya.

Awalnya acara berjalan lancar hingga menjelang Asar. Namun menjelang setengah jam menjelang asar ada oknum yang datang yang selama ini tidak pernah terlihat menjadi jamaah masjid.

“Mereka merasa terganggu dengan acara di lantai dua dimaksud. Mereka langsung merekam secara live via FB dan mengeluarkan kata kata yang kurang pas ke tuan rumah dan sekretariat masjid termasuk ketika rapat ruangan sekretariat,” akunya.

Selama ini akunya lagi, lantai 2 masjid dijadikan aula, bukan tempat sholat. Kegiatan dilantai 2 sangat beragam mulai dari seminar, rapat, pelatihan, wisuda, lomba dan juga baralek. Kegiatan ini sudah berlangsung lama.

“Aturan pemakaian tempat dibuat oleh masjid diantaranya bernuansa islami, tidak mengganggu kegiatan ibadah di lantai bawah lingkungan masjid/masyarakat sekitar,” ujarnya.

Atas nama pengurus masjid ia minta maaf atas kejadian ini dan kedepan akan ditinjau ulang penggunaan lantai dua. Pengurus juga telah memberi teguran pada yang punya hajat.

Sementara Fatwa MUI menyebutkan memanfaatkan bagian dari area masjid untuk kepentingan ekonomis, seperti menyewakan aula untuk resepsi pernikahan, hukumnya boleh sepanjang ditujukan untuk kepentingan kemakmuran masjid dan tetap menjaga kehormatan masjid.

Fatwa ini diterbitkan pada 3 Agustus 2013 beberapa hari menjelang Lebaran.

Sedangkan para netizen memandang ini sangat tidak etis dan berharap tak terjadi lagi di masa datang, di masjid manapun juga. Masjid cukup untuk akad nikah saja, jangan pernah lagi membawa orgen tunggal.

 

#red/tf/fit

Check Also

Dandim 0312/Padang Tanam pohon di Pesantren Modern Terpadu Prof. Dr. Hamka By pass Padang.

Padang (LN)–Kodim 0312/Padang. Menanam pohon itu mudah, yang sulit adalah bagaimana kita menjaga dan merawatnya. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *