Home / ---- / HUT Kemerdekaan Ri Ke-73, 229 Napi Lapas Kelas II Pariaman Terima Remisi

HUT Kemerdekaan Ri Ke-73, 229 Napi Lapas Kelas II Pariaman Terima Remisi

Pariaman (LN) — Sebanyak 229 Narapidana yang berada di Lapas Klas IIB Pariaman terima Remisi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73, bertempat di Lapas Klas IIB Pariaman, Jum’at (17/8/2018).

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar yang membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM RI mengungkapkan, pemberian remisi tidak diukur dari latar belakang pelanggaran hukumnya, tetapi berdasarkan perilaku mereka selama menjalani hukuman.

“Remisi dapat dipandang sebagai hal yang penting, karena dapat sebagai stimulus kepada  narapidana, agar selalu berkelakuan baik. Karena jika mereka tidak berperilaku baik, maka hak remisi tidak akan diberikan,” tukasnya.

Ia juga menerangkan, jika pemberian remisi telah diatur secara legal formal dalam pasal 14 ayat 1 UU nomor 12 tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan.

“Kepada para narapidana, agar terus memperbaiki diri, bahwa hal ini bukan akhir dari segalanya, tetapi hendaknya menjadi pelajaran, agar kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari yang saat ini,” ungkap Genius.

Kepala Lapas Klas IIB Pariaman Pudjiono Gunawan memaparkan dari 229 orang narapidana yang menerima remisi, untuk pengurangan masa tahanan selama 6 bulan, diterima sebanyak 5 orang, remisi 5 bulan sebanyak 25 orang, remisi 4 bulan sebanyak 26, remisi 3 bulan sebanyak 82 orang, remisi 2 bulan sebanyak 47 orang dan remisi 1 bulan sebanyak 44 orang.

“Dari 229 orang yang menerima remisi hari ini, yang mendapatkan remisi bebas 1 orang,” ujarnya.

Pudjiono juga menjelaskan bahwa Lapas Klas IIB Pariaman mempunyai daya tampung sebanyak 170 orang, tetapi yang terjadi saat ini penghuni lapas mencapai 520 orang, sehingga terjadi over capacity.

“Diharapkan hal ini dapat menjadi perhatian dari kita semua agar kelebihan kapsitas ini, tidak menjadi hal yang berdampak tidak baik mengganggu keamanan dan kenyamanan yang ada di daerah Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman,” tutupnya. (jnd/02)

Check Also

Dicurigai, Penggunaan Besi Non SNI, Non Full dan Besi Banci Marak di Sumbar

Padang (LN)—Kekuatan struktur bangunan sanggat ditentukan oleh material yang digunakan. Struktur bangunan akan kuat dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *