Home / ---- / Instruksi Wako Padang Terkait KIP hanya “Angin Lewat” Bagi Bawahan

Instruksi Wako Padang Terkait KIP hanya “Angin Lewat” Bagi Bawahan

PADANG (LN)–Bagaimana mungkin terciptanya pemerintah bersih dan transaparan di lingkungan Pemerintah Kota Padang, sementara masih ada prilaku oknum pejabatnya tidak sesuai dengan apa yang di instruksikan walikota Padang.

Sebagaimana yang pernah disampaikan Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah,  bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkewajiban memberikan informasi kepada masyarakat, sekalipun tentang penggunaan anggaran.

Ternyata, instruksikan walikota Padang tersebut dianggap sebagai “angin lewat” bagi bawahannya, karena tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Keterbukaan informasi publik (KIP) yang di denggungkan Pemko Padang menjadi ternoda, akibat ulah oknum pejabat yang tidak mau memberikan informasi tentang kegiatan yang ada di lingkungannya.

Baca : http://laksusnews.com/dugaan-kkn-di-disdik-padang-pekerjaan-pl-dikuasai-kroni-pejabat/

Terbukti, Kabid. Sapras Dinas Pendidikan Kota Padang, Rusdi ketika diminta informasi tentang jumlah paket pekerjaan Penunjukan Langsung (PL) yang dikelolanya serta nama perusahaan yang mengerjakannya, berupaya keras untuk menutup-nutupinya.

Terkesan,  ada sesuatu yang dirahasikan sehingga publik tidak boleh untuk mengetahuinya. Sementara dalam  Petunjuk Teknis Perpres No. 70 Tahun 2012 dijelaskan melalui Perka 14 tahun 2012 mengatakan, Kelompok Kerja ULP/Pejabat Pengadaan wajib mengumumkan hasil penetapan Penyedia yang ditunjuk untuk pekerjaan dimaksud di website kementerian/ Lembaga/ Pemerintah Daerah/ Institusi masing-masing dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat,  yang memuat uraian singkat pekerjaan, nama, NPWP, dan alamat Penyedia dan harga penawaran terkoreksi dan harga hasil negosiasi.

“Untuk informasi berapa banyak paket PL serta nama perusahaan penyedia (rekanan) yang mengerjakan itu semua ada di bagian Pembangunan Pemko Padang, ucap Rusdi berusaha menggelak, Selasa (21/3).

Usut punya usut, ternyata Rusdi memiliki “ayam gadang” dibelakangnya sehingga berani mengabaikan instruksi Walikota Padang tersebut. Yangmana Rusdi ternyata memiliki hubungan yang dekat dengan AA (adik Gubernur Sumbar).

Tunggu berita selanjutnya, Mengungkap Kongkalingkong Pekerjaan Paket PL di Disdik Padang. (tim)

Check Also

Ketua DPR Minta Polri Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks

JAKARTA.LN- – Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Badan Pengawas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *