Home / ---- / Integritas Pers, Dorong Wujudkan Pemerintah Baik dan Bersih

Integritas Pers, Dorong Wujudkan Pemerintah Baik dan Bersih

SAM_1525PADANG (LN)–Masyarakat berhak mendapatkan informasi secara benar sebagaimana yang tertuang dalam UU No.14/2008 tentang Keterbukaan informasi publik. Informasi merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat ditunda-tunda sama halnya dengan kebutuhan pangan.

Demikian di sampaikan Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) provinsi Sumatera barat (Sumbar), Amran, ketika membuka “Woskshop Integritas Pers Dorong Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Transparan”, Jumat (20/5) di Aula Dishubkominfo provinsi Sumbar Jalan Raden Saleh Padang.

SAM_1501“Dalam penyebaran informasi itu, pers memegang peranan penting sebagai simpul yang tidak terbatas”, tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, sejumlah nara sumber juga memaparkan materinya terkait dengan upaya untuk mencapai pers yang berintegritas dalam menghadapi perkembangan zaman, antara lain dari Ombudsman RI Sumatera Barat, Yunesa Rahman S.Sos, Akademisi (Univ. Bunghatta), Adzanil Prima Septy, Bagian Humas Pemprov. Sumbar, Zardi dan pengamat sosial politik,  Syuriadi Syukur.

SAM_1530Pada kesempatan itu, Adzanil Prima Septy dengan materi “Penggunaan Komunikasi Modern dan Efisien pada Jurnalistik”, menjelaskan, “Di era alam digital saat ini peran insan pers tidak mengenal batas ruang dan waktu. Melalui teknologi penyampaian informasi sanggatlah cepat, bahkan dalam hitungan detik.

Digambarkannya, Seperti terjadinya suatu peristiwa di suatu tempat, maka dalam waktu sekejap informasi tersebut sudah bisa menyebar kemana-mana,  dan cenderung tidak terbendung, jelas Adzanil.

SAM_1551Namun, penyebaran informasi itu akan berbeda, mana informasi yang berasal dari masyarakat umum dan mana pula informasi yang bersumber dari para insan pers.

Informasi yang berasal dari insan pers tentunya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Juga, informasi dari pers yang benar tentunya berdasarkan data dan fakta serta perolehannya melalui cek dan ricek sebelum dipublikasikan, jelas Adzanil.

SAM_1485Lebih lauh Adzanil yang merupakan Doktor lulusan dari University of Tasmania Australia menjelaskan, “Setidaknya ada 4 peran yang dimainkan oleh para insan pers, diantaranya :

(1) Bagaimana pers bisa perperan sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat luas. Masyarakat tidak hanya disuguhkan informasi, namun bagaimana pula para insan pers memberikan nilai-nilai edukatif melalui pemberitaannya, bukan nilai provokatif negatif. Oleh karena itu, setiap insan pers diharapkan memiliki berbagai latar belakang wawasan pengetahuan dan keilmuan.

(2) Pers juga berperan sebagai motivator di tengah mesyarakat. Tingkat partisipasi masyarakat kita dalam berbagai gerak dinamika pembangunan bangsa tergolong tidak begitu tinggi. Sebagian masyarakat kita cenderung tidak mau tahu dan peduli dengan berbagai hal yang ada di tengah mereka sendiri. Oleh karena itu, pers bisa berperan memotivasi masyarakat untuk turut serta dalam proses pembangunan bangsa yang sedang berlangsung ini.

(3) Peran pers juga sangat strategis sebagai sarana kontrol terhadap berbagai kebijakan publik. Tidak semua kebijakan publik berdampak positif terhadap masyakarat, karena hal itu bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

Maka keberadaan pers lah untuk melalukan kontrol terhadap kebijakan yang tidak bijak itu. Namun kontrol dan kritik perlu disampaikan secara konstruktif sehingga memiliki nilai pula dimata pihak yang dikritik untuk melakukan instrospeksi diri.

(4) Pers juga merupakan sarana perjuangan bagi rakyat Indonesia. Bangsa kita mendambakan tatanan kehidupan sosial yang kondusif dan sejahtera bebas dari tekanan pihak-pihak tertentu. Kalau kita lihat sejarah perjuangan bangsa dalam merebut kemerdekaan dan perjuangan reformasi beberapa waktu lalu, pers telah menjadi alat dalam perjuangan bangsa Indonesia saat itu.

Oleh karena para insan pers perlu tetap menjaga kepedulian dan idealisnya akan nasib rakyat Indonesia. Kepedulian dan idealism terhadap nasib rakyat itulah sebenarnya nilai yang terkandung pada jati diri kepahlawan yang perlu ditumbuh-kembangkan oleh setiap insan pers.

Oleh karena itu, masyarakat berharap agar pers tidak terkontaminasi oleh berbagai kepentingan dari pihak tertentu yang tidak berjuang untuk kesejahteraan bangsa ini, tambahnya.

Jaringan Pers Terpadu (JPRET) Sumbar, Ketua Pelaksana Workshop Intergritas Pers Dorong wujudkan Pemerintah Bersih dan Transparan, JR. Pratama mengatakan, “Dalam mewujudkan pemerintah yang baik dan bersih, tentu perlu dukungan dari semua pihak, seperti masyarakat, LSM, Ormas dan Pers.

Melalui kegiatan ini, peranan pers sebagai penyampai informasi ke tengah publik bisa  mendorong  pemerintah yang baik dan bersih sehingga keadilan sosial bagi rakyat Indonesia bisa terwujudkan, harapnya JR. Pratama yang akrab disapa bang Jon. (*)

Check Also

PSBB Sumbar Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020, Hanya Bukittinggi News Normal

Padang (LN)—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga 7 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *