Home / ---- / Jelang Ramadhan 1440H, Dinas Perdagangan Padang Awasi Harga “BAPOK”

Jelang Ramadhan 1440H, Dinas Perdagangan Padang Awasi Harga “BAPOK”

PADANG (LN)–Menjelang ramadhan 1440 hijriah, harga sejumlah kebutuhan bahan pokok (Bapok) di Kota Padang berjalan stabil/normal, bahkan persediaan kebutuhan pokok hingga lebaran nanti masih cukup.

Untuk itu, masyarakat konsumen ataupun pedagang tidak perlu khawatir, ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal kepada wartawan, (4/5) di Padang.

“Semua masih stabil dan sudah dilakukan rapat koordinasi dengan walikota, termasuk dengan Bulog, Bank Indonesia, dan PPI mengenai pengendalian harga dalam menyambut bulan puasa (ramadhan) dan lebaran,” papar Endrizal.

Yang menjadi permasalahan selama ini, Kebiasaan masyarakat yang cendrung  belanja/membeli barang meningkat sampai tiga kali lipat di saat lebaran, jelasnya.

“Meskipun persedian (stok) tiga kali lipat, tapi karena tingginya permintaan tentunya akan membuka peluang untuk terjadinya permainan harga pasar, ungkapnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut, maka pemerintah kota (Pemko) Padang membentuk tim pengendali harga, yang mana didalamnya juga termasuk tim Satgas Pangan.

“Saya yakin stok cukup sampai lebaran, makanya diharapkan masyarakat membeli sesuai kebutuhan saja, misalnya saja saat lebaran nanti cabai diperlukan hanya 2 kilo, dibelinya saja 5 kilo karena takut stok kurang,” pesan Endrizal.

Upaya selanjutnya, melakukan koordinasi dengan para ulama untuk menginformasikan kepada masyarakat jangan mubazir, terutama dalam membeli kebutuhan pokok.

“Diharapkan seluruh lapisan masyarakat ikut menjaga agar stok ini aman sehingga harga stabil, terurama peran ulama selama ramadhan kan ada ceramah, diharapkan momen tersebut bisa sekaligus menyampaikan kepada para masyarakat serta jamaahnya,” harapnya.

Sambungnya, Dari komoditas Bapok yang ada, hanya satu komoditi yang harganya tinggi yaitu bawang putih, mencapai harga Rp54 ribu per- kilogram. Padahal harga standar bawang putih kisaran Rp30 ribu per-kilogramnya.

Untuk itu, Dinas Perdagangan Kota Padang akan melakukan operasi pasar selama seminggu dalam upaya melakukan pengendalian harga di pasaran, ucap Endrizal.

Selanjutnya…

#Red/Fit

Check Also

Bobot Proyek Renovasi dan Perluasan Gedung Kantor PN Padang Minus, PT. LPI Terancam Kena SP-1

Padang (LN)—PT. LAGA PRATAMA INTERINDO (LPI) terancam mendapatkan Surat Peringatan pertama (SP.1) oleh Pengadilan negeri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *