Home / ---- / Jumlah Qurban di Padang Meningkat, Tercatat Sapi 6.804 dan Kambing 872 Ekor

Jumlah Qurban di Padang Meningkat, Tercatat Sapi 6.804 dan Kambing 872 Ekor

Padang (LN)–Selesai Shalat Idul Adha. Walikota Padang H.Mahyeldi Dt.Marajo melaksanakan penyemblihan hewan kurban di mesjid Agung Nurul Iman menggunakan alat Restraining box. rabu 22/8/2018.

Restraining Box atau kotak perebah sapi merupakan peralatan rumah potong hewan, yang menggunakan penggerak hidrolik untuk mengisolasi sapi, atau mengurangi gerak sapi yang akan disemblih.bagian penjepit dilapisi dengan bantalan karet sehingga sapi tersebut tidak meraskan sakit.

Penggunaan perebah sapi hidrolik digunakan untuk menghindari sapi dijatuhkan dengan cara menjerat kaki saat proses penyemblihan. Sehingga sapi tersebut tidak luka atau merasakan sakit.

Hal yang berbeda tentu saja sapi tidak akan mengalamai proses jerat kaki , pembantingan, sehingga mengurangi stres pada sapi.ini tentu membuat daging yang dihasilkan akan menjadi lebih baik sebut Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi jumlah pekerja yang dibutuhkan untuk mengelola sapi yang akan disemblih dengan menggunakan restraining box jauh lebih sedikit.hanya butuh 2 orang untuk operator mesin hidrolik. 1 orang operator untuk semblih.

Menggunakan kotak perebah sapi lebih effisien untul menghasilkan daging sapi yang berkualits.

Kepala Dinas pertanian kota Padang Syaiful Bahri melaporkan, jumlah sapi hewan kurban yang akan disemblih tahun 2018 di kota Padang sebanyak 6.804 ekor, kambing 872 ekor. ini adalah data sementara masih ada lagi jumlah sapi dan kambing yang belum tercatat.

Selanjutnya Syaiful mengatakan.Minat masyarakat kota Padang untuk berkurban tahun 2018 cukup banyak.untuk ketersedian sapi dikota Padang tidak ada kendala.pada kesempatan itu tampak hadir Kepala Inspektorat kota Padang Cory Saidan, Kabag Sosial Jamalus.(th).

Check Also

Hari Bhakti PUPR ke-73 di Sumbar, Kerjasama dan Kekompakan Kunci Suksesnya Pembangunan Insfrastruktur

Padang (LN)–Untuk dapat menyelesaikan tugas pembangunan infrastruktur, maka insan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *