Home / ---- / Kab. Agam Terima Bantuan Sosial Non Tunai Tahap. I dari Kemensos RI

Kab. Agam Terima Bantuan Sosial Non Tunai Tahap. I dari Kemensos RI

Agam (LN)– Menteri Sosial Republik Indonesia, diwakili Ketua Balai Diklat Regional I Sumatera, Gusti Raden Mas Soeryo Darsono, MH, menyerahkan secara simbolis bantuan sosial non tunai tahap I Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Agam tahun 2018, dan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS), kepada 350 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang tersebar di Kecamatan Lubuk Basung, di GOR Padang Baru Lubuk Basung, Kamis (1/3).

Selain Ketua Balai Diklat, bantuan secara simbolis itu juga diserahkan Anggota Komisi VIII DPR RI John Kennedy, Bupati Agam, H. Indra Catri Dt Malako Nan Putiah, dan Wakil Pimpinan Wilayah BRI Padang, Darnawi.

Soeryo Darsono mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian proses pelaksanaan PKH, dan diharapkan ke depan bisa membentuk program sosial lainnya, seperti program Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, bantuan pangan non tunai, kelompok usaha bersama, usaha ekonomi produktif, rumah tangga tinggal layak huni, program subsidi energi, dan banyak program lainnya yang bisa digagas untuk membangkitkan masyarakat dari kemiskinan.

“Untuk itu, kita berharap dukungan dan kerja sama pemerintah daerah, dan mitra lainnya dapat diteruskan, dan ditingkatkan, begitu juga layanan perbankan yang tergabung himpunan bank milik negara, diharapkan dapat mempermudah KPM dalam mengakses layanan keuangan inklusif,” ujarnya berharap.

Dikatakan Soeryo darsono, KPM juga diberikan praktek, bagaimana pencairan bantuan melalui bank yang sudah ditentukan untuk Kabupaten agam, yaitu Bank BRI. Tentu KPM harus cermat menggunakan KKS yang sudah diterimanya, untuk pencairan uang di bank yang dimaksud.

“Yang perlu diketahui KPM, bahwasannya KKS tersebut memiliki kode yang harus dirahasiakan, dan tidak boleh diketahui siapa pun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Soeryo Darsono mengucapkan terimakasih kepada Anggota Komisi VIII DPR RI John Kennedy, yang telah menggandeng Kemensos, dan pengawalan yang dilakukan terus menerus. Termasuk Bupati Agam, H. Indra Catri Dt Malako Nan Putiah, serta jajarannya yang telah memberikan dukungan dan fasilitas, sehingga kegiatan itu bisa terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Indra Catri menyebutkan, kegiatan itu merupakan salah satu bentuk reformasi dalam pengelolaan bantuan sosial, dari sistem tunai ke sistem non tunai. KKS yang diterima KPM itu, nantinya akan digunakan dalam berbagai bantuan, dan tahap awal ini berbasis pada PKH.

“Tahun 2018, terdapat penambahan jumlah KPM sebanyak 10.338 KPM, sehingga total KPM di Agam mencapai 17.615 KPM, dengan jumlah bantuan sebesar Rp74.381 miliar lebih,” ujarnya.

Dikatakan Indra Catri, dengan adanya penyaluran bantuan non tunai tahap I PKH tahun 2018, diharapkan mampu menjadi stimulan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tentu bantuan itu harus digunakan untuk keperluan yang lebih mendesak.

Di samping itu, Pemkab Agam juga sudah membuat pemetaan potensi KPM, dan telah dibentuk kelompok usaha ekonomi produktif di bidang pertanian, perikanan, jasa simpan pinjam, serta usaha home industri, dan pembinaannya dilakukan pendamping sosial PKH.

Sedangkan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Kurniawan Syah Putra mengatakan, selain bantuan non tunai, Kemensos, Anggota DPR RI, dan Bupati agam juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada 350 KPM tersebut, dan beasiswa untuk 10 orang siswa SD, SMP, dan SMA yang berprestasi anak dari peserta KPM.

(Tam/AMC)

Check Also

Kasdim 0312/Padang Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke-73, Siapkan Penggelaran Festival Merah Putih

Padang (LN)–Festival Merah Putih, Merahputihku Satukan kebhinnekaan di Kota Padang 2018 pada acara kegiatan rapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *