Home / ---- / Kadispora Akan Pecat Petugas Pengutib Restribusi Nakal

Kadispora Akan Pecat Petugas Pengutib Restribusi Nakal

PADANG (LN) – Masalah restribusi pedagang dan parkir di lokasi GOR H. Agussalim tak kunjung selesai.Pungutan yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab membuat pedagang pasar kaget kawasan GOR mulai mengeluh, pasalnya pungutan tersebut tidak sesuai dengan komitmen yang terdapat dalam aturan berlaku.

Informasi yang didapat dilapangan restribusi yang dipungut tidak merata, bahkan tidak sesuai dengan aturannya, pedagang bahkan ada yang membayarkan restribusi Rp10 ribu pada para pengutib,serta beberapa orang pengutib restribusi ada yang tidak memakai bukti pembayaran(Retribusi resmi-red) yang seharusnya sudah di tentukan.

Kadispora Padang, Suardi Junir mengatakan,”setiap anggota nya dilapangan yang mengutip restribusi di pasar kaget dikawasan GOR H Agussalim ini telah di bekali dengan kartu bukti pembayaran(Retribusi resmi-red), dan mereka mengutip dengan tarif sesuai ketentuan,”katanya,Sabtu(2/4) dari ruang kerjanya.

Suardi juga menegaskan,”jika ada dari anggotanya yang kedapatan bertindak seperti demikaian ,maka ia akan menidak tegas kapan perlu memberhentikannya,karena mereka yang menjadi pengutip tersebut kebanyakan menjadi tenaga honer yang Sk nya ditandatangani oleh Kadispora sendiri,”terangnya.

Kemudian untuk perpakiran yang selama ini menjadi permasalahan di GOR H.Agussalim yang ada penunggakkan setoran dari petugas parkir beberapa waktu lalu,pihaknya selama ini terus melakukan penagihan untuk penyelesaiannya.Kemudian pihak Dispora telah menerima proposal dari pihak ketiga,yakni Auto Parkir(sistem buka tutup parkir-red).Untuk kerjasama sementara sistem bagi hasilnya direncanakan 40-60,dengan rincian Dispora 40 dan pengelola 60,”jelasnya.

Sementara untuk pelaksanaan masih menunggu Dishub,Dipenda,Bagian Hukum,Muspika untuk dirembukkan.Kami tentunya berharap pemberlakuan sistem parkir buka tutup ini segera terlaksana.Hal ini tentunya sangat membantu agar tidak terjadi lagi pungutan parkir liar yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab.

Ditambahkan,kedepannya dengan adanya pemberlakuan sistem parkir buka tutup ini,tentunya akan menyerap tenaga kerja yang banyak.Petugas parkir dilengkapi Id Card serta seragam resmi.Kemudian diharapkan pihak ketiga dapat memberdayakan tenaga kerja dari pemuda setempat.Semoga dalam waktu dekat ini dapat segera terlaksana,sehingga tidak terjadi lagi kebocoran pendapatan dari perpakiran,”ungkapnya.(Aad).

Check Also

PSBB Sumbar Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020, Hanya Bukittinggi News Normal

Padang (LN)—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga 7 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *