Home / ---- / Kemenkumham Sumbar Gratiskan Pendaftaran Merek Dagang

Kemenkumham Sumbar Gratiskan Pendaftaran Merek Dagang

PADANG (LN)-– Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Barat, memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendaftarkan merek dagangnya, agar karya ciptanya terdaftar dan diakui secara hukum.

“Kemenkumham saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi hukum kepada masyarakat, terutama dalam pengurusan merek dagang yang selama ini masih diabaikan oleh pemilik karya cipta. Dengan dilakukanya pendaftaran hasil karya cipta merk dagangan ini, maka pihak lain tidak bisa mengambil merk tersebut,  papar Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, Ansaruddin pada kegiatan Legal Expo, Selasa (26/7) di Padang- Sumatera Barat.

Sambung Ansaruddin lagi, “Melalui kegiatanLegal Expo ini,  Kemenkumham memfasilitasi warga yang ingin melegalkan merek dagang mereka tanpa dipunggut bayaran alias gratis”.

Dijelaskannya, Kegiatan Legal Expo dirancang untuk memberikan pandangan kepada masyarakat tentang hukum. “Kita memberikan pembangunan tentang hukum kepada masyarakat agar masyarakat tahu hak dan kewajiban mereka dalam hukum. Karena, selama ini wajah hukum itu terkesan angker di mata masyarakat, karena mereka hanya tahu sisi penegakan hukum saja.

Selain menampilkan produk-produk UMKM, dalam kegiatan ini juga akan diberikan penyuluhan dan konsultasi hukum gratis.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Kemenkumham RI, Enny Nurbaningsih mengapresiasi kegiatan Legal Expo yang dilakukan di Padang, Sumbar.

Ia mengatakan, pendaftaran merek dagang merupakan instruksi dari Presiden RI Joko Widodo agar masyarakat dipermudah dalam pengurusan, serta menata semua merek yang bertujuan untuk memaksimalkan peningkatan ekonomi masyarakat.

Ke depan akan ada Undang-undang desain industri yang bertujuan melindungi hak paten yang dimiliki masyarakat. Langkah yang dilakukan seperti memberikan pelayanan dan tidak berbelit-belit, kemudahan diberikan terhadap masyarakat yang mendaftarkan merek dagangnya.

Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Badan Ekonomi Kreatif RI, Ari Juliano Gema mengatakan siap memberikan kemudahan kepada masyarakat yang memiliki hak cipta. “Kita menargetkan 1000 pengusaha kecil menengah mendaftarkan merek dagang mereka yang diberikan secara gratis,” ujar dia.

Biasanya pendaftaran merek dagang dikenakan biaya sebesar Rp1 juta per merek. Saat ini dengan program baru diberikan kemudahan teknis dan biayanya gratis.

Selain menampilkan produk-produk UMKM, dalam kegiatan ini juga akan diberikan penyuluhan dan konsultasi hukum gratis.

Salah seorang pelaku UMKM tenunan songket Minangkabau Ananda (40), yang mengawali usaha batik khas Canduang Agam ini juga akan mengurus HKI atau hak cipta yang di mudahkan melalui (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Barat. (LN/SP)

Check Also

Tim Verifikasi Pasca Bencana Sumbar Dilepas, Validasikan Daerah Terkena Bencana

Padang (LN)—BPBD Sunbar melepas Tim verifikasi pasca bencana, Kamis (6/8) di Padang Sumbar. Tim verifikasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *