Home / HEADLINE / Kepala Disperindag Kota Padang Sambut Positif Ajang Pemilihan Putra-Putri Batik Minang

Kepala Disperindag Kota Padang Sambut Positif Ajang Pemilihan Putra-Putri Batik Minang

PADANG.LN- – Pemerintah Kota Padang menyambut positif digelarnya Pemilihan Putra Putri Batik Minang di Pasar Raya Padang. Sebagaimana ajang ini digagas oleh pihak perguruan tinggi seperti Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP) yang tergabung dalam Peneliti Unggulan Strategis Nasional (PUSN).

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita mengucapkan terima kasih atas digelarnya kegiatan ini. Alhamdululillah secara tak langsung juga ikut memperkenalkan wajah Pasar Raya Padang saat ini,” sebut Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Endrizal dalam sambutannya sewaktu mewakili Wali Kota Padang pada kegiatan yang dilangsungkan di Pasar Raya Padang Blok III lantai 3, Kamis (20/9/19).

Kata Endrizal, terkait menggeliatkan Pasar Raya Padang merupakan salah satu visi dan misi Wali Kota dan Wakil Walikota Padang periode 2014-2019 yang menjadikan Kota Padang sebagai pusat perdagangan, dengan menggelar berbagai macam kegiatan yang dapat menunjang hal tersebut

“Dinas Perdagangan akan memfasilitasi semua yang dibutuhkan oleh pihak penyelenggara kegiatan, dan mudah-mudahan pasar raya ini jauh lebih baik lagi,” ujar Endrizal.

Sementara itu Rektor Universitas Andalas, Tafdil Husni mengatakan melalui riset yang telah dilakukan selama 3 tahun antara Perguruan Tinggi Unand dan UNP tentang batik minang ini. Ada 141 Motif batik minang yang semuanya mempunyai filosofi.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini akan mampu membangkitkan batik minang dan menjadi kebanggaan di ranah minang,” jelas Tafdil.

Toti Srimulyati  selaku ketua panitia menyampaikan,dengan digelarnya pemilihan putra putri Batik Minang ini untuk membangkitkan motif-motif batik minang yang telah mulai hilang di ranah minang. Tema kegiatan ini adalah” Membangun pemuda pemudi yang mencintai batik tradisional hasil karya budaya Sumatera Barat”.

Toti menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari kamis dan jum’at, 19 – 20 September 2018 di pasar seni jo budaya pasar raya lantai 3 dengan bentuk kegiatannya Pameran Batik, Fashion Show dan Talk Show.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah ikut membantu terselenggaranya kegiatan ini dan mudah-mudahan kegiatan ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” ungkapnya(davit)

Check Also

Dicurigai, Penggunaan Besi Non SNI, Non Full dan Besi Banci Marak di Sumbar

Padang (LN)—Kekuatan struktur bangunan sanggat ditentukan oleh material yang digunakan. Struktur bangunan akan kuat dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *