Home / ---- / Ketua DPRD Padang : PJU Banyak Rusak, Dinas PU Jangan Jadikan Keterbatasan Anggaran Sebagai “Alasan”

Ketua DPRD Padang : PJU Banyak Rusak, Dinas PU Jangan Jadikan Keterbatasan Anggaran Sebagai “Alasan”

Padang (LN)—Ketua DPRD Kota Padang, Sumatera Barat, Erisman menegaskan bahwa penerangan jalan umum (PJU) merupakan hak masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah setempat dengan pengadaan, perawatan dan perbaikan.

“Kami minta Dinas Pekerjaan Umum memperhatikan hal ini dan segera tindaklanjuti,” kata Ketua DPRD Kota Padang Erisman saaat dihubungi dari Padang, Selasa, menanggapi PJU yang banyak rusak dan tidak terawat.

Menurutnya, PJU itu merupakan hak masyarakat dan harus dipenuhi sebab pemerintah telah memungut biaya untuk fasilitas publik itu.

Idealnya, ujarnya, masyarakat yang sudah memenuhi kewajiban, mesti mendapatkan haknya dan hal itu jangan diabaikan oleh pemerintah.

“Namun, jangan hanya meminta hak saja, masyarakat juga harus tertib dengan tidak mempreteli kabel-kabel lampu. Jagalah bersama-sama,” katanya.

Senada dengan hal itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Padang Iswanto Kwara menyampaikan selama ini sering menerima keluhan masyarakat terkait PJU di sejumlah ruas jalan Kota Padang.

“Hendaknya Dinas PU jangan kurang tanggap dengan alasan keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Menurutnya, jika disinergikan dengan pengembangan wisata daerah itu, tentu penerangan di kawasan wisata menjadi salah satu program prioritas sehingga Dinas PU sebaiknya juga profesional terkait hal itu.

“Jangan karena fokus pada betonisasi dan perbaikan drainase, PJU malah terabaikan,” tegasnya.

Perhatian terkait PJU itu, jelasnya, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, tindak kriminal serta terciptanya lokasi-lokasi rawan tindak asusila pada malam hari.

Ia menambahkan jangan perbaikan dilakukan setelah terjadi kecelakaan atau saat akan dilaksanakan even-even tertentu saja, melainkan dievaluasi pada tiap ruas jalan dan segera lakukan perbaikan.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Kota Padang terkait bidang pembangunan, Helmi Moesim mengakui pihak Dinas PU memang belum melaksanakan penerangan jalan secara maksimal dan meminta dukungan penganggaran pada DPRD Padang.

“Kami sudah menyepakati penganggaran termasuk untuk PJU masuk pada anggaran 2017,” ujarnya.

Sehingga, katanya, penerangan jalan di sejumlah ruas jalan yang belum tersentuh saat ini dapat segera direalisasikan dan dimaksimalkan.

Sebelumnya Dinas PU Kota Padang telah melakukan perbaikan lampu penerangan jalan di Jembatan Siti Nurbaya pada Rabu (16/11) hingga Jumat (18/11) dalam rangka memaksimalkan penerangan pada malam hari di kawasan tersebut.

“Perbaikan di lokasi itu dilakukan pada 114 titik lampu,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Penerangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang, Hindra Swanto.

Ia mengatakaan, perbaikan 114 lampu di kawasan Jembatan Siti Nurbaya dilakukan sebabi ada yang rusak, pecah, mati atau menghitam sehingga perlu diperbaharui secara keseluruhan.

“Kerusakan tersebut disebabkan faktor alam, dan ketahanan lampu,” ujarnya.

Selain itu, ia menyampaikan dengan adanya perbaikan secara menyeluruh, hendaknya masyarakat di kawasan itu ke depannya tidak mempreteli kabel di tiang-tiang lampu penerangan itu.

Pihaknya juga akan melakukan tindakan serupa di kawasan lain.

Ia mengharapkan jika ada lampu penerangan yang bermasalah, hendaknya masyarakat segera melaporkan kepada petugas. (*)

Check Also

Ketua DPR Minta Polri Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks

JAKARTA.LN- – Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Badan Pengawas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *