Home / ---- / Ketua LVRI Sumbar Faisal Kasim Pertanyakan Rasa Nasionalisme Wako Mahyeldi

Ketua LVRI Sumbar Faisal Kasim Pertanyakan Rasa Nasionalisme Wako Mahyeldi

PADANG (LN) — Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dipastikan tidak akan menjadi Inspektur Upacara dalam rangka memperingati HUT RI ke-71 di Kota Padang. Selain itu, Wako Mahyeldi juga tidak ikut mendengarkan pidato kenagaraan Presiden Joko Widodo yang dilaksanakan, Selasa (16/8/16) atau sehari sebelum peringatan HUT RI. Ketidakhadiran walikota dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini sedang melaksanakan kunjungan kerja ke Norwegia.

Menurut Kabag Humas dan Protokoler Pemko Padang, Mursalim Nafis membenarkan Walikota Mahyeldi melaksanakan kunjungan kerja selama empat hari. Kendati sempat menghindar, namun Mursalim mengatakan Wako Mahyeldi kunjungan kerja ke luar negeri.

“Wako dinas ke luar daerah. Ya, ke Norwegia selama empat hari. Kunjungan itu sudah lama dijadwalkan. Janganlah kunjungan kerja wako ke Norwegia dijadikan persoalan,” kata Mursalim ketika dihubungi, Senin (15/8/16).

Disebutkan Mursalim, Wako Mahyeldi ke Norwegia dalam rangka kerjasama dengan negara tersebut di bidang kelautan dan investasi lainnya terutama bidang perikanan darat.

Mengetahui walikota tidak hadir saat peringatan HUT RI, beragam pernyataan muncul dari warga Kota Padang. Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sumbar Faisal Kasim menyayangkan sikap Mahyeldi yang ke luar negeri saat peringatan HUT RI. Dia mempertanyakan rasa nasionalisme Wako Mahyeldi.

“Sepertinya Mahyeldi sudah kehilangan rasa nasionalisme. Menjadi pemimpin itu harus arif dan bijaksana dengan menanamkan rasa nasionalisme ke masyarakat terutama generasi muda,” ungkap Faisal Karim.

Faisal kecewa dengan Wako Mahyeldi. Dijelaskannya, untuk mendapatkan kemerdekaan ini banyak pengorbanan yang sudah dilakukan anak bangsa. “Ini hanya memperingati saja malah “kabur” ke luar negeri. Tujuan ke sana pun tidak jelas,” tegas Faisal dengan suara berat.

Salah seorang warga, Masril (36) kepergian Mahyeldi ke luar negeri pada saat ini bukanlah contoh pemimpin patut ditiru. Warga yang tinggal di Sawahan ini mengatakan rasa nasionalisme Wako Mahyeldi sudah memudar.

“Harusnya Wako Mahyeldi menjadi teladan warga dengan menanamkan rasa nasionalisme kepada warga Kota Padang, bukannya pergi ke lua negeri saat peringatan hari bersejarah bangsa,” tegasnya.

sumber : Sumateratime

Check Also

PSBB Sumbar Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020, Hanya Bukittinggi News Normal

Padang (LN)—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga 7 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *