Home / ---- / Kinerja dan Indikator Rasio Keuangan Utama Bank Nagari Tumbuh 5,08 Persen, Aset Capai Rp24,5 Triliun

Kinerja dan Indikator Rasio Keuangan Utama Bank Nagari Tumbuh 5,08 Persen, Aset Capai Rp24,5 Triliun

Padang (LN)–Plt Direktur Keuangan Bank Nagari, M. Irsyad saat perayaan HUT, komitmen ekonomi digital yang dibangun Bank Nagari. “ Kami juga tengah menjajaki kartu debit Bank Nagari bisa terakses di Arab Saudi. Sehingga para nasabah Bank Nagari yang menjalani umrah atau haji hanya cukup membawa kartu debit Bank Nagari,” ucapnya.

Berita sebelumnya, klik disini

Khusus Konversi Bank Nagari menjadi Bank Umum Syariah, Syafrizal meyakini bahwa pemegang saham sebagai pemilik Bank ini sudah mempertimbangkan secara matang. Bahwa kesepakatan dan keputusan yang diambil adalah hal yang terbaik untuk masyarakat Sumbar dan untuk Bank Nagari.

“Karakteristik sistem perbankan syariah adalah memberikan alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan bagi masyarakat dan bank. Serta menonjolkan aspek keadilan dalam bertransaksi, investasi yang beretika, mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam berproduksi, dan menghindari kegiatan spekulatif dalam bertransaksi keuangan,” sebutnya.

Islam sebagai agama merupakan konsep yang mengatur kehidupan manusia secara komprehensif dan universal baik dalam hubungan dengan Sang Pencipta (HabluminAllah) maupun dalam hubungan sesama manusia (Hablumminannas).

“Oleh karena itu Bank Syariah juga diminati oleh saudara-saudara kita dari agama selain Islam. Pasalnya, mereka melihat suatu pilihan sistim yang baik dan lebih beragam dibanding bank konvensional. Untuk itu mari kita optimis dan memberikan pelayanan yang lebih baik agar Bank Nagari akan tetap berkembang baik meskipun konversi menjadi Bank Syariah,” ajaknya.

Untuk diketahui, kinerja dan indikator rasio keuangan utama Bank Nagari sampai tahun 2019. Aset mencapai Rp 24,5 triliun, tumbuh 5,08% dari tahun 2018. Pinjaman yang disalurkan mencapai Rp 18,9 triliun, tumbuh 7,71% dari tahun 2018.

Dana masyarakat yang dihimpun mencapai Rp 19,5 triliun, tumbuh 7,14% dari tahun 2018. Laba Bersih tercapai Rp 383 miliar (an-audit), tumbuh 10,37% dari tahun 2018. Jumlah nasabah tabungan meningkat pesat dan saat ini mencapai lebih dari 1.700.000 rekening. CAR 20,43%, LDR 97,19%, NIM 6,73%, NPL 3,08%, ROA 2,08% dan ROE 14,29%. Secara umum rasio keuangan ini membaik dari tahun 2018. Tingkat Kesehatan Bank (TKB) dapat dipertahankan berada pada Peringkat Komposit 2 atau Sehat.

Bank Nagari juga tetap mempertahankan posisi sebagai market leader di perbankan Sumbar dengan penguasaan pasar. Yakni, market share aset 35,52%, market share penyaluran pinjaman 32,18% dan market share dana masyarakat 46,56%. (*)

Check Also

Bobot Proyek Renovasi dan Perluasan Gedung Kantor PN Padang Minus, PT. LPI Terancam Kena SP-1

Padang (LN)—PT. LAGA PRATAMA INTERINDO (LPI) terancam mendapatkan Surat Peringatan pertama (SP.1) oleh Pengadilan negeri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *