Home / ---- / Klarifikasi : PT. API Bantah Gunakan Alamat Tak Jelas, Miliki Legalitas Sesuai Ketentuan

Klarifikasi : PT. API Bantah Gunakan Alamat Tak Jelas, Miliki Legalitas Sesuai Ketentuan

Padang (LN)—Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya, berjudul “Kinerja Pokja ULP Satker PJN I Sumbar Dipertanyakan, Diduga Menangkan Perusahaan “Alamat Fiktif”

Berita sebelumnya

PT. Amar Permata Indonesia (API) yang ditunjuk selaku perusahaan pemenang paket pekerjaan PENGGANTIAN JEMBATAN SILAOINAN CS KEPULAUAN MENTAWAI II melalui pengumuman lelang lpse.pu.go.id, membantah keras atas tudingan memakai alamat kantor perusahaan tidak jelas.

Tudingan yang dilemparkan kepada PT. API, jelas tidak benar dan tanpa alasan karena PT. API memiliki legalitas yang sesuai dengan ketentuan berlaku.

Hal itu disampaikan Direktur PT. API Fauzan saat diklarifikasi terkait dengan alamat/kedudukan PT. API, Senin (28/5) di Padang.

Disampaikannya, sebelumnya PT. API memakai alamat kantor di jl. S.Parman No.31 Ulak karang Utara RT.002 RW.002, Kota Padang, tapi sudah pindah ke alamat yang baru jl. A. Yani no.15 kelurahan Pondok II Pariaman Tengah, ucap Fauzan sambil memperlihatkan fotocopy dokumen SITU PT. API.

Perlu diingat, untuk pengunaan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) paling lama 3 (tiga) tahun, dan bila telah habis masa berlakunya maka barulah dilakukan perpanjangan atau perubahan.

Dan perubahan dokumen alamat perusahaan (SITU) tersebut sudah di sampaikan kepada pokja ataupun lpse.pu.go.id, terangnya.

Dengan dilakukannya klarifikasi ini, maka tidak ada lagi pihak yang mempermasalahkan alamat kantor PT. API, karena semua pertanyaan publik yang ada selama ini sudah terjawab, harap Fauzan.

Ditempat terpisah, Satker PJN I Sumbar melalui PPK I,6 Nova Hariyanto menjelaskan, Satker PJN I Sumbar sudah memeriksa semua dokumen PT. API guna memastikan keabsahannya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan hal yang melanggar, atau semua sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sambungnya, apabila ada ditemukan penyimpangan maka sudah dapat dipastikan perusahaan (PT. API) tidak akan menang pada tender tersebut, jelas Nova yang juga pernah menjabat sebagai Pokja LPSE Sumbar.

Nova menyakini, Pokja bekerja secara profesional dengan berpedoman kepada ketentuan yang berlaku. Melakukan proses seleksi administrasi secara teliti.

#Tim

Check Also

KPU Sumbar Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi DPS

Padang (LN)—Dalam rangka penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2019 Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Komisi Pemilihan Umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *