Home / BERITA TERBARU / KPK Akui Tak Pernah Audit Penyadapan Sejak 2009

KPK Akui Tak Pernah Audit Penyadapan Sejak 2009

JAKARTA.LN-  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengakui, lembaganya tidak pernah lagi mengaudit terkait fungsi penyadapan sejak tahun 2009. Kata dia, hal itu terjadi karena adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

“Perlu kami laporkan kami hari ini bertemu dengan seluruh operator telekomunikasi dan Menkominfo tujuannya adalah supaya audit yang pernah berhenti terhadap KPK itu dilakukan lagi,” kata Agus dalam rapat bersama Komisi III, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/10).

“Jadi sampai 2009 KPK selalu diaudit, tapi karena ada putusan MK, audit itu berhenti,” sambungnya.

Agus berharap, KPK nantinya bisa kembali diaudit fungsi penyadapannya. Hal itu, lanjutnya, diperlukan agar tidak ada kesalahpahaman.

“Terhadap penyadapan yang dilakukan KPK betul terjaga agar tuduhan bahwa kita melakukan penyadapan yang tidak lawful itu kemudian bisa diluruskan. Karena selama ini kami memang keras terhadap penggunaan alat sadap ini,” ungkapnya.

Diketahui, pada 2006, MK membatalkan Pasal 31 Ayat 4 dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik yang berisi tata cara penyadapan yang diatur oleh pemerintah. MK menilai pembatasan mengenai penyadapan harus diatur dengan UU untuk menghindari penyalahgunaan wewenang yang melanggar hak asasi manusia (HAM).

 

[rnd]

Check Also

Dicurigai, Penggunaan Besi Non SNI, Non Full dan Besi Banci Marak di Sumbar

Padang (LN)—Kekuatan struktur bangunan sanggat ditentukan oleh material yang digunakan. Struktur bangunan akan kuat dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *