Home / ---- / Laporan IP Sebagai Pembungkaman terhadap Kebebasan Pers

Laporan IP Sebagai Pembungkaman terhadap Kebebasan Pers

Padang (LN)–Terhadap penanganan kasus ini, kami perlu mengingatkan penegak hukum, terutama Kepolisian, sesuai dengan Surat Edaran Bareskrim Nomor B/345/III/2005/Bareskrim tertanggal 7 Maret 2005, bahwa Kepolisian harus mendahulukan pemeriksaan tindak pidana korupsi dari pada tindak pidana pencemaran nama baik.

Baca berita sebelumnya, klik disini

Hal ini perlu kami tegaskan karena pernyataan Yulsafni terkait dengan kasus korupsi, yang saat ini dianya selaku Terdakwa dan bahkan menurut informasi, saat ini penyidik sedang melakukan pengembangan dari kasus Yulsafni.

Berdasarkan hal di atas, Aliansi Advokat untuk Warga Negara dan Insan Pers (Lawan IP) Sumatera Barat perlu menyatakan sikap:

1. Bahwa Pelaporan akun Bhenz Maharajo patut diduga sebagai bentuk pembungkaman terhadap kebebasan Pers, karena pemilik akun Benz Maharajo merupakan Redaktur Pelaksana dari Koran Haluan;

2. Bahwa sesungguhnya yang dipersoalkan dan dilaporkan oleh Irwan Prayitno adalah pemberitaan Harian Haluan tanggal 28 April 2018, yang nyata-nyata merupakan produk jurnalistik dan tunduk pada ketentuan Undang-Undang Pers;

3. Bahwa pihak Kepolisian dalam menangani pelaporan IP perlu untuk memperhatikan Surat Edaran Bareskrim Nomor B/345/III/2005/Bareskrim tertanggal 7 Maret 2005 dan MoU Dewan Pers dengan Kepolisian Tertanggal 9 Februari 2017.

Realis/red

Check Also

Hari Bhakti PUPR ke-73 di Sumbar, Kerjasama dan Kekompakan Kunci Suksesnya Pembangunan Insfrastruktur

Padang (LN)–Untuk dapat menyelesaikan tugas pembangunan infrastruktur, maka insan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *