Home / ---- / Lelang Kotor Sewa Tenda HPN, Diduga ULP Sumbar Cari-cari Kesalahan

Lelang Kotor Sewa Tenda HPN, Diduga ULP Sumbar Cari-cari Kesalahan

SUMBAR (LN)–Permainan curang LPSE ULP Sumbar untuk mengatur atur proyek, memenangkan perusahaan yang dijagokan dengan cara kotor, sedikit demi sedikit mulai terkuak

Pada paket Sewa Tenda HPN, disinyalir LPSE ULP Sumbar sudah kongkalingkong dengan salah satu peserta lelang.

Karena, kemenangan CV. SABANTHA sudah tercium sebelum dikeluarkannya pengumuman pemenang lelang oleh ULP Sumbar.

Permainan kotor panitia lelang ULP Sumbar Pokja semakin terasa kental, ketika menggugurkan peserta lain dengan cara mencari-cari kesalahan.

Baca : Kongkalingkong Lelang Sewa Tenda HPN Tercium, Pemenang Cv. Sabantha sudah Bocor Sebelum Pengumuman Keluar

PT. Eka Indah Berdikari yang berada pada peringkat satu dengan penawaran terendah digugurkan dengan alasan yang tidak realistis.

Panitia menyatakan surat dukungan yang dilampirkan PT. Eka Indah Berdikari (EIB) tidak asli.

Karena berdasarkan hasil verifikasi dan klarifikasi kepada pemberi dukungan yakni CV. KASIM.

Surat dukungan PT. EIB dinyatakan tidak asli karena perusahaan pemberi dukungan (CV. KASIM), tidak pernah memberikan dukungannya.

(Hasil klarifikasi Panitia ULP Sumbar)

Pernyataan panitia lelang ULP Sumbar pokja 2 itu bertentangan dengan apa yang disampaikan Direktur PT. EIB

Surat dukungan peralatan yang didapatkannya itu murni dikeluarkan CV. KASIM dengan kop surat dan tandatangan basah dari pimpinannya, sampai Direktur PT. EIB Irwan kepada media ini kemarin, jumat (26/1).

Saya sudah ketemu dengan pimpinan CV. KASIM tadi (26/1), Usut punya usut, baru diketahui ternyata klarifikasi yang dilakukan panitia lelang ULP Sumbar Pokja 2 kepada Cv. KASIM hanya via telpon, ucapnya.

Anehnya, saat melakukan klarifikasi kepada CV. KASIM, Panitia lelang ULP Sumbar tidak mengaku sebagai panitia lelang ULP Sumbar, akan tetapi sebagai konsumen yang butuh informasi tentang pemberian surat dukungan yang dikeluarkan CV. KASIM kepada PT. EIB.

Berdasarkan klarifikasi yang tidak jelas itu, lalu panitia memutuskan bahwa surat dukungan peralatan yang digunakan PT. EIB palsu, tutur Irwan heran.

Sebagai peserta lelang, PT. EIB sanggat kecewa atas keputusan yang dikeluarkan Panitia lelang ULP Sumbar Pokja 2 yang tidak profesional.

Secara prosedur, pihaknya sudah membuat sanggahan kepada panitia lelang ULP Sumbar, tapi hasilnya tidak memuaskan.

Selanjutnya, Untuk mendapatkan keadilan, maka permasalahan ini akan dibawa ke APIP, tegasnya.

Tunggu berita selanjutnya…(tim)

Check Also

Jelang Closing Ceremony APG Pukul 11.00WIB Jalan Seputaran GBK Ditutup

Jakarta, (LN),- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan rekayaksa lalu lintas (lalin) di beberapa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *