Home / ---- / Lembaga Pengkajian MPR-RI Lakukan Kerjasama dengan UNP, FGD Wujudkan Sistem Pendidikan dan Kebudayaan Implementasi UUD

Lembaga Pengkajian MPR-RI Lakukan Kerjasama dengan UNP, FGD Wujudkan Sistem Pendidikan dan Kebudayaan Implementasi UUD

PADANG (LN)–Lembaga Pengkajian Majelis Permusyawaratan Republik Indonesia (MPR-RI) bekerjasama dengan Universitas Negeri Padang menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Mewujudkan Sistem Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Implementasi Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Kegiatan ini berlangsung pada 7 September 2017 bertempat di Ruang Mandeh, Premier Basko Hotel, Padang.

Dalam kata sambutannya pada acara Pembukaan, Rektor UNP, Prof Ganefri, Ph.D menyampaikan bahwa Kegiatan ini dilaksanakan untuk pengkajian beberapa isu, diantaranya, pelaksanaan wajib belajar, kewajiban pemerintah membiyai pendidikan dasar dan harmonisasi UU tentang pengelolaan kebudayaan dengan UU Sistem Pendidikan Nasional dalam membentuk karakter bangsa.

“Dengan adanya kegiatan ini, tentu kita dapat mengkaji dari berbagai dimensi agar pokok-pokok pikiran dari kita melahirkan naskah ilmiah yang komprehensif bagi Lembaga Pengkajian MPR-RI nantinya,” ujar Prof Ganefri, Ph.D.

Sementara itu, Rully Chairul Azwar, Ketua Lembaga Pengkajian MPR-RI mengatakan banyaknya kementerian yang mengelola pendidikan, seperti Kemenag, Kemendikbud dan Kemenristek Dikti sulit untuk mencapai efisiensi dan efektivitas maupun standar yang ditetapkan mengalami kendala untuk diterapkan.

“Akibatnya pendidikan kita belum mampu bersaing secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pembangunan nasional,” ungkap Rudi Chairul Azwar merinci latar belakang FGD ini digelar.

Lebih lanjut lagi, Rudi Chairul Azwar didampingi Wakil Ketua Lembaga Pengkajian MPR-RI, Mohammad Jafar Hafsah menyampaikan kebijakan pokok dalam pendidikan adalah pemerataan dan kesempatan, Relevansi pendidikan dengan pembangunan, kualitas dan efesiensi pendidikan.

“Dengan adanya FGD paling tidak ada kajian ilmiah tentang pola strategi pembangunan kebudayaan bangsa Indonesia demi keberlanjutan peradaban bangsa.” Demikan pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari berbagai unsur dan lembaga pendidikan, yang meliputi civitas akademika UNP,Unand,UIN IB, LKAAM dan tokoh media masa. Sementara untuk nara sumber menghadirkan Rektor UNP, Rektor Bung Hatta dan Prof Dr. Afrizal, MA dari Unand.

 

(Humas UNP)

Check Also

KPP Pratama II Padang, Eureka : Telusuri Pajak Kapal, Sikat Jika Ditemukan Penyimpangan

PADANG (LN)–Beberapa perusahaan perkapalan di bidang jasa traveling yang ada di Kota Padang, disinyalir tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *