Home / ---- / LPSE Rawan Kecurangan, Awasi Pokja dan Panitia

LPSE Rawan Kecurangan, Awasi Pokja dan Panitia

Pengumuman paket Lelang yang ada di instansi pemerintah, menggunakan sistim LPSE dinilai sanggat rawan terjadinya kecurangan.

Pokja/panitia sebagai ujung tombak, menggelola paket lelang yang ada, sangat-sangat pantas untuk dicurigai. Karena mereka-mereka itu adalah aktor belakang layar yang memiliki peranan penting, bisa mengkondisikan peserta yang di inginkan tampil sebagai pemenang pada proses lelang tersebut.

Hebatnya lagi, dalam memainkan perannya, pokja/panitia bermain sanggat halus dan nyaris tak terdengar. Hal itu sebagai upaya untuk menghilangkan kecurigaan, sehingga permainan tetap terlihat fair dan jujur. Sementara dibalik itu, panitia/pokja bersiasat mengatur strategi.

Bagi peserta yang ingin tampil jadi pemenang, maka harus sanggup dengan ketentuan yang ada. Dengan menggunakan jasa calo (perantara), fee yang di-inginkan mulai dihembuskan kepada peserta lelang. Bagi yang sanggup, maka skenario pengkondisian agar bisa tampil menjadi pemenang mulai di setting. Mengenai harga penawaran, agar tidak menyolok diatur sesuai dengan yang di inginkan.

Artinya, harga penawaran tidak akan jauh turun dari HPS yang dibuat oleh panitia, bahkan nomor urut penawaran berada di posisi yang bagus, hebat bukan?

Biasanya, para calo (perantara) berasal dari pendukung atau tim sukses kepala daerah, seperti gubernur/walikota/bupati, kepala dinas dan kerabat dekatnya.

Dalam mengantisipasi terjadinya kecurangan tersebut, yang perlu diamati yakni :

  1. Peserta yang memasukan penawaran pada detik-detik terakhir, menjelang penutupan penawaran.  Kuat dugaan, peserta itu adalah peserta yang sudah dikondisikan sebagai pemenang lelang. Alasannya, panitia sudah memberikan bocoran kepada peserta tersebut, harga penawaran yang pas dimasukan (harga penawaran tidak jauh dari harga panitia) serta berada di posisi yang diinginkan.
  1. Awasi Gerak-Gerik Pokja/Panitia secara seksama, seperti pergaulan dan rekening bank. Untuk pergaulan mungkin bisa diamati sendiri, namun untuk pengawasan transaksi rekening, bisa meminta kepada aparat penagak hukum.

Salam Indonesia Bersih…….

 

Penulis : Fitrahtul Hayat Djohor

 

Check Also

Polresta Padang Berhasil Tangkap Napi Kabur Dalam Tempo 12 Jam

PADANG (LN)–Narapidana di Lapas Muaro Kelas II A Padang yang kabur Sabtu (14/10) berhasil ditangkap Jajaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *