Home / ---- / Mantan Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung Ditahan Terkait Dugaan Korupsi DAUN TA.2005-2006

Mantan Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung Ditahan Terkait Dugaan Korupsi DAUN TA.2005-2006

Dharmasraya (LN)–Setelah menunggu hampir 11 tahun kasus yang menimpa Syafrudin (53), mantan Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung akhirnya disidang di Pengadilan Tipikor Padang, jum’at (4/11).

Syafrudin diketahui melakukan tindak pidana korupsi pada pengelolaan Dana Alokasi Umum Nagari (DAUN) yang terjadi pada tahun anggaran 2005-2006.

Hal ini di benarkan Harjo SH kejari Dharmasraya melalui Kasi Intelijen Kejari Dharmasraya, Ridwan Joni mengatakan Syafrudin yang merupakan warga Jorong Pulau Punjuang, Kenegarian IV Koto, Pulau Punjung tersebut telah dilakukan penahanan oleh hakim terhitung sejak 4 November hingga 3 Desember.

“Sudah dilimpahkan ke pengadilan. Kasus ini sudah dikeluarkan jelas oleh Badan Pengawasan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ketua majelisnya, Yose Ana Roslinda SH MH,” ungkap Ridwan Joni ditemui media ini selasa (8/11).

Lebih lanjut Kata Ridwan, jumlah kerugian Negara akibat dari korupsi tersebut berjumlah Rp34.862.218. Meski sudah dikembalikan sebesar Rp34 juta, namun yang berangktan tetap diproses. Pasal yang dikenakan terdakwa diantaranya Pasal dua ayat satu Jo pasal 18 ayat 1 huruf a dan b ayat 2.

“Sekarang terdakwa masih di LP Muaro Kota Padang. Ancaman hukumannya ada yang seumur hidup 4 tahun paling singkat 4 tahun paling lama 20 tahun. Pasal 8, 3 tahun paling lama 12 tahun,” ungkapnya

Namun ketika para awak media menanyakan tentang perkembangan kasus yang lebih besar seperti ALKES RSUD sungai dareh pada beberapa tahun lalu, Ridwan menyatakan bahwa pihak Kejari Dharmasraya masih menunggu petunjuk dari BPK.

“Kita masih menunggu petunjuk dari BPK dulu,apakah ada potensi kerugian negara atau tidak”ujarnya. (jpr)

Check Also

Lapas Kelas III Alahan Panjang Berikan Sanksi Tegas kepada Petugas Lalai

Alahan Panjang (Sumbar)—Lapas Kelas III Alahan Panjang memberikan reward kepada petugas atas prestasi integritas pengabdiannya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *