Home / ---- / Masyarakat Alang Laweh Koto Mengadu ke DPRD Padang, Pembangunan Ruko Diduga Langgar Roilen Jalan

Masyarakat Alang Laweh Koto Mengadu ke DPRD Padang, Pembangunan Ruko Diduga Langgar Roilen Jalan

PADANG (LN)–Pembangunan ruko atas nama Alfred Oemar yang terletak di jalan Kampung Nias V RT. 20/RW. 05 diduga melanggar roilen jalan sekira 1,5 meter. Masyarakat Alang Laweh Koto Kelurahan Alang Laweh menyurati Walikota Padang terkait pelanggaran roilen jalan tersebut tertanggal 27 April 2016.

Tak hanya melayangkan surat, pada tanggal 2 Mei 2016, masyarakat Alang Laweh pun telah pula menemui Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah di Rumah Dinas Walikota Padang. Pada saat itu juga hadir Kepala Dinas TRTBP Kota Padang Afrizal BR.

Pada tanggal 16 Mei 2016, masyarakat Alang Laweh Koto kembali menyurati Pemerintah Kota Padang dan meminta Pemerintah Kota Padang agar dapat pro-aktif atas informasi dari masyarakat yang sangat berharga tersebut dalam mewujudkan Kota Padang yang bersih, dan rapi. Tentunya dengan menurunkan tim terpadu Pemko Padang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, namun sampai saat ini belum ada tim yang mendatangi lokasi ruko tersebut.

Tak hanya itu, masyarakat Alang Laweh Koto pun mendatangi Wakil Walikota Padang Emzalmi pada tanggal 3 Juni 2016, dan pada tanggal 7 Juni 2016, masyarakat Alang Laweh Koto menemui Kepala Dinas TRTBP untuk membahas permasalahan tersebut.

Tak kunjung direspon, akhirnya sekitar 30 orang perwakilan masyarakat Alang Laweh Koto mengadu ke DPRD Kota Padang, Selasa, 16 Agustus 2016. Diantaranya adalah Ketua Pemuda Allasko Alang Laweh Koto, Yose Rizal, Ketua RW.05 Kelurahan Alang Laweh Munasril, Ketua Karang Taruna Allasko Alang Laweh Koto Fadli, Ketua LPMK Alang Laweh Jafri Hadi, dan pemuka masyarakat lainnya.

Kedatangan masyarakat Alang Laweh Koto diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Erisman Chaniago, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra, Ketua Komisi I Osman Ayub, Sekretaris Komisi III Amrizal Hadi, anggota Komisi IV Iswandi Muchtar dan Maidestal Hari Mahesa, dan anggota Komisi II Aprianto.

“Kami terima laporan dari Bapak/Ibu semuanya. Kami akan segera menindaklanjutinya. Kami akan panggil Dinas TRTBP Kota Padang dan kami juga akan turun ke lokasi,” tegas Erisman. (by)

Check Also

Tim Verifikasi Pasca Bencana Sumbar Dilepas, Validasikan Daerah Terkena Bencana

Padang (LN)—BPBD Sunbar melepas Tim verifikasi pasca bencana, Kamis (6/8) di Padang Sumbar. Tim verifikasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *