Home / ---- / MEMBONGKAR KEBOHONGAN “PRAKTEK JUAL PAKAIAN SERAGAM SEKOLAH MAHAL” , TERINDIKASI UPTD PADANG SELATAN TERLIBAT

MEMBONGKAR KEBOHONGAN “PRAKTEK JUAL PAKAIAN SERAGAM SEKOLAH MAHAL” , TERINDIKASI UPTD PADANG SELATAN TERLIBAT

PADANG (LN)–Menagih janji Kepala UPTD Padang Selatan, Damaisutri sebelumnya akan mengusut tuntas sekolah yang terlibat kasus  praktek jual pakaian seragam diatas harga pasaran, ternyata tidak membuahkan hasil memuaskan. (baca :http://laksusnews.com/takut-permainan-kotornya-terbongkar-kepsek-sdn-18-alang-lawas-kabur/)

Karena Damaisutri selaku Kepala UPTD dinilai bersikap tidak profesional dan tidak objektif dalam menyingkapi sebuah persoalan yang ada. Yangmana mencoba berdalih dengan berbagai macam cara untuk melindungi anggotanya (Kepsek) yang nyata-nyata sudah melanggaran aturan. Berupaya menutupi kesalahan tersebut dengan dalil-dalil pembenaran-pembenaran.

Dirinya lupa, bahwa dalam praktek itu ada korban (orangtua murid) yang sudah dirugikan. Ditambah lagi, keterangan dari salah seorang guru SDN Alang lawas serta buku catatan pembayaran pakaian seragam siswa baru milik kepala sekolah SDN 18 Alang Lawas.

Terindikasi, UPT Padang selatan terlibat dalam praktek jual pakaian seragam sekolah ini, sehingga ngotot untuk menutupi permasalahan ini.

Dari hasil konfirmasi kepada kepala UPTD Padang Selatan, Damaisutri  via handphone, Rabu (22/6) ke nomor 08126633xxx mengatakan, “Dari hasil rapat kemarin,  bahwa Tidak ada sekolah di komplek SD Alang lawas yang menjual pakaian seragam dengan harga Rp800ribu atau Rp710ribu kepada orang tua murid baru.

(baca : http://laksusnews.com/penerimaan-siswa-baru-ajang-bisnis-sekolah-berkedok-jual-pakaian-seragam-orang-tua-murid-di-peras/)

Sambungnya lagi, Semua sudah dilakukan sesuai petunjuk dinas pendidikan kota padang. Jadi semua tudingan tersebut hanya fitnah belaka karena tidak senang atas keberhasilan yang diperolehnya selama ini.

MEMBONGKAR KEBOHONGAN

Untuk mencari kebenaran, media ini melakukan investigasi. Alhasil, didapatkan beberapa informasi yang sanggat kontraversi dari penyataan UPTD Padang Selatan itu.

Sebagaimana dikatakan Salah seorang guru di komplek SD Alang Lawas yang dijumpai media ini, Selasa (21/6) mengatakan, “Biaya pakaian seragam dijual seharga Rp710 ribu”, ungkapnya.

Hal itu di kuatkan dengan didapatinya buku tulis berisi catatan kepala sekolah SDN 18 Alang Lawas (Lirdha) tentang pembayaran pakaian seragam murid baru. Ini merupakan sebuah bukti nyata bahwa SDN 18 Alang lawas memang melakukan praktek jual pakaian seragam dengan mematok harga Rp710ribu kepada masing-masing murid baru.

Yangmana, Didalam buku itu terlihat secara jelas, daftar nama-nama murid baru yang sudah melakukan pembayaran (setor)…bersambung

Check Also

Terapkan Protokol Kesehatan, Bukittinggi Minta Keluar PSBB Menuju News Normal

Bukittinggi (LN)—- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit bertemu dengan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *