Home / ---- / Menyambut HPN 2018 Di Sumbar, Festival Pantun Spontan antar Wartawan Se-Indonesia Dibuka

Menyambut HPN 2018 Di Sumbar, Festival Pantun Spontan antar Wartawan Se-Indonesia Dibuka

Padang (LN)–Dinas Kebudayaan provinsi Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi meluncurkan “Festival Pantun Spontan antar Wartawan Se-Indonesiadan antar SLTA Se-Sumbar” dalam rangka HPN 2018 hari ini, Jumat (15/12) bertempat di jl. Kh. Sulaiman Kota Padang.

Peluncuran festival pantun tersebut dihadiri langsung Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno didampingi Kabag. Humas Pemprov Sumbar, Jasman, Kadis Kebudayaan Taufik Effendi,  dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (Unand) Padang Silvia Roza dan Mak Katik salah seorang tokoh sastra dan budaya serta tokoh pers Sumbar diantaranya Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus, Khairul Jasmi dan Basril Basyar.

Pada kesempatan itu, Gubenur Sumbar Irwan Prayitno yang pernah mendapatkan rekor MURI memperlihatkan kebolehannya, menyapa satu persatu wartawan yang hadir dengan pantun yang dibuatnya secara spontan.

Hal itu tentunya mengundang kagum dan tepuk tangan dari rekan wartawan yang hadir. Karena, hanya dalam beberapa menit, Irwan sudah menyelesaikan beberapa pantun.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Taufik Effendi menjelaskan, Lomba pantun spontan ini diselenggarakan untuk memperingati HPN 2018. Jadi pantun yang dikirimkan harus berkaitan dengan HPN, maksimal mengirimkan 10 pantun.

Sambungnya lagi, Peserta dibagi menjadi dua kategori, wartawan se Indonesia dan SLTA se-Sumbar. Untuk seleksi awal pada 15 Desember 2017 sampai 15 Januari 2018.

Dari peserta yang ada, hanya ada 17 orang finalis, yang dilaksanakan 5 Februari di Muaro Lasak. Pada saat itu, peserta finalis akan diminta untuk membuat pantun spontan.

Panitia menyediakan hadiah bagi peserta yang menang,  dengan total hadiah sebesar Rp50 juta, jelas Taufik. (fit)

Bagi yang ingin ikut, silahkan kirimkan pantunnya, Klik disini..!!! 

Check Also

Masyarakat UKU Kesal, BWSS V Sumbar Abaikan Tumpukan Sedimen

Padang (LN)—Masyarakat Ulak karang utara (UKU) kec. Padang Utara mengeluh karena kerukan sedimen yang ada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *