Home / ---- / Menyelami Dugaan Penyimpangan di BKD Sumbar, Kegiatan Tidak Terlaksana Tapi Dana Dicairkan

Menyelami Dugaan Penyimpangan di BKD Sumbar, Kegiatan Tidak Terlaksana Tapi Dana Dicairkan

Padang (LN)–Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumbar terindikasi melakukan pencairan dana kegiatan yang tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Diperkirakan, ada ratusan juta rupiah uang negara yang dicairkan sementara kegiatannya tidak ada alias gagal dilaksanakan.

Ada beberapa kegiatan yang sudah direncanakan dan dianggarkan tercantum dalam DPA BKD Sumbar TA.2017 lalu, tapi gagal dilaksanakan.

Diantaranya, Kegiatan rekrutmen CPNS Provinsi Sumbar, Pendampingan seleksi penerimaan calon Praja IPDN dan Advokasi bantuan hukum.

Anehnya, kegiatan tersebut tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya, namun dana kegiatan tetap dicairkan.

Alasannya, dana tersebut dipakai untuk kegiatan pendukung pada kegiatan tersebut, seperti rapat dan koordinasi.

Padahal untuk kegiatan rapat koordinasi dan konsultasi dalam dan luar daerah sudah dianggarkan dana sebesar Rp800 juta, serta kordinasi kepegawaian sebesar Rp62 juta.

Menanggapi hal itu , Kasubdin. Formasi dan Pengadaan BKD Sumbar, P. Syahid yang akrab disapa Nanang sekaligus merangkap sebagai PPTK saat dikonfirmasi, Rabu (20/2) di Kantornya, berada kawasan GOR. H. Agus salim Padang mengakui dana kegiatan tersebut terpakai untuk pendukung kegiatan Rekrutmen CPNS Sumbar.

Dijelaskannya, Anggaran itu dipakai untuk kegiatan pendukung seperti rapat dan koordinasi dengan Kemendagri ataupun IPDN.

Bahkan sebelum menggunakan anggaran tersebut, terlebih dahulu dilaporkan kepada atasan.

Setelah mendapatkan persetujuan dari atasan (kepala BKD/Sekda ) barulah dana kegiatan itu digunakan, terangnya.

Apabila mengacu pada aturan yang berlaku (Kepres RI No. 42 Tahun 2002), maka sudah terjadi penyimpangan terhadap penggunaan dana kegiatan tersebut.

Karena, pada kegiatan pengadaan barang/jasa yang tidak terlaksanakan, maka otomatis seluruh rangkaian kegiatan tersebut dianggap batal.

Sehingga, negara tidak membayarkan atas barang/jasa yang tidak ada tersebut.

Terkait dengan hal itu, maka media ini masih berupaya untuk mengumpulkan informasi, data serta melakukan konfirmasi kepada pihak terkait lainnya.

Bagaimanakah kelanjutannya, Tunggu berita selanjutnya.

#Tim

Check Also

Pariaman Expo 2019 Sarana Promosikan Produk Daerah, Tingkatkan Penghasilan Masyarakat

Pariaman (LN) -Untuk meriahkan hari jadi Kota Pariaman ke-17, seperti tahun-tahun sebelumnya digelar event Pariaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *