Home / ---- / Dampak Berkurangnya Proyek Pembangunan Mentawai, Muat Barang di Pelabuhan Muaro Padang Anjlok 10 Persen

Dampak Berkurangnya Proyek Pembangunan Mentawai, Muat Barang di Pelabuhan Muaro Padang Anjlok 10 Persen

SAM_1366Padang (LN)–Aktivitas muatan barang antar pulau di pelabuhan Muaro Padang – Kepulauan Mentawai di triwilan.I tahun 2016 mengalami penurunan, apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2015).

Terjadinya kondisi ini karena proyek pembangunan di Kepulauan Mentawai berkurang, papar Koordinator Pelabuhan Muaro Padang, Asmadi kepada media, Kamis (28/4)

Pada triwulan pertama ini, terjadi penurunan muatan (bongkar-muat) barang sekitar 8 persen sampai 10 persen. Terjadinya penurunan ini, dampak dari berkurangnya proyek pembangunan yang ada di kepulauan Mentawai. Karena selama ini, material dominan masuk ke pelabuhan Muaro Padang yaitu semen.

Sebaliknya, dari Kepulauan Mentawai-Pelabuhan Muaro Padang muatan dominan kopra dan manau juga mengalami hal yang sama, terjadi penurunan statistik hingga 10 persen.

Selama tiga bulan terakhir (januari-Maret) total bongkar muat di Pelabuhan Muara Padang 10.575 ton, dengan jumlah kunjungan kapal sebanyak 192 kali. Dapat disimpulkan, bongkar muat pada setiap Kunjungan kapal rata-rata 55,07 ton.

Dengan rincian, januari 2016 jumlah bongkar muat 3.185 ton dengan kunjungan kapal 71 kali, grosstone (Grt) 7.018, Februari jumlah bongkar muat 4.396 ton, kunjungan kapal 64 kali, grt 6.393. Dan Maret jumlah bongkar muat 2.994 ton, kunjungan kapal 57 kali, grt 6.027.

Kapal yang masuk di pelabuhan Muaro Padang, terdiri dari kapal penumpang dan kapal kargo, dengan 5 agen diantarannya, PT. Antar Nusa, Mentawai transport, Siberut Jaya, Sarana Sindu setia, dan Mentawai Anugrah Sejahtera, ungkap Asmadi yang akrab disapa mas untung. (fit/and)

Check Also

BPPW Sumbar Bersinergi dengan Pers, Dorong Percepatan Pembangunan di Sumbar

Padang (LN)—BPPW Sumbar Bersinergi dengan Pers, Dorong Percepatan Pembangunan di Sumbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *