Home / ---- / Objek Wisata Sering Disalahgunakan, Pedagang Harus Berani Tolak “Pengunjung Berbuat Maksiat”

Objek Wisata Sering Disalahgunakan, Pedagang Harus Berani Tolak “Pengunjung Berbuat Maksiat”

PADANG(LN)—Fasilitas pariwisata kerap kali disalahgunakan, dimanfaatkan oleh pengunjung yang tidak bertanggungjawab untuk “berbuat mesum”, terutama para Anak Baru Gede (ABG). Untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut, fasilitas pariwisata tersebut perlu diawasi secara seksama oleh semua pihak terkait, seperti Dinas pariwisata, masyarakat dan pedagang.

Apabila hal itu terjadi, tentunya dapat merugikan masyarakat pedagang. Seyogyanya, pedagang harus berani menolak dan melarang pengunjung yang berprilaku salah tersebut, bukan malah membiarkannya.

Dan sebagai petugas Penegak Perda, Pol. PP Padang selalu komitmen memberantas dengan melakukan pengawasan terhadap objek wisata yang dianggap vital terjadinya perbuatan maksiat.

“Objek wisata kok malah dijadikan sebagai tempat maksiat, ini jelas sudah melanggar norma agama dan adat budaya minang kabau”.

Hal itu disampaikan Kakan Satpol. Pamong Praja (PP) Kota Padang, melalui Kabid Trantib, Rober Candra Eka Putra ketika dijumpai www.laksusnews.com, Sabtu (20/2) di Mako Pol. PP Padang.

Sambung Rober lagi, Satpol PP Kota Padang akan terus melakukan giat, guna mengantisipasi terjadinya prilaku pengunjung yang bermaksud salah, ingin berbuat maksiat di lokasi objek wisata. Bagi yang kedapatan, akan diberikan sanksi setimpal sebagai efek jera.

Bukan itu saja, bagi pedagang yang dengan sengaja membiarkan atau menyediakan fasilitas untuk berbuat maksiat, juga akan mendapatkan sanksinya, tegas Rober.

Untuk itu, pedagang supaya membentuk tempatnya terbuka, guna mengurangi terjadinya hal–hal negative yang dapat merusak generasi muda. Apabila masih juga melakukan perbuat mesum tersebut maka akan menanggung malu sendiri nantinya, ingat Rober. (Aad)

Check Also

Kenali Prilaku Menyimpang Anak Dari Dini, Kementrian PP-PA Gelar Sosialisasi

Padang (LN)—Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PP-PA RI) mengelar kegiatan sosialisasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *