Home / ---- / Padang Akan Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi Walikota Untuk Kota Inklusif

Padang Akan Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi Walikota Untuk Kota Inklusif

PADANG (LN)– Pemerintah Kota Padang kedatangan tamu dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization yang disingkat UNESCO, Kamis (14/7). Walikota Padang, H.Mahyeldi Dt Marajo bersama pimpinan SKPD terkait menyambut kedatangan tamu tersebut yakni Irakli Khodeli selaku pimpinan dari Unit Sosial dan Kemanusiaan UNESCO di Jakarta, dengan didampingi Rheizka Aulia selaku Programme Assisten for UNPRPD, SHS unit di organisasi yang menjadi badan khusus di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu.

“Jadi dalam pertemuan ini yaitu membahas antara lain memutuskan dan menunjuk Kota Padang sebagai tempat pelaksanaan lokakarya sekaitan dengan disabilitas. Sebagaiman nanti akan menghadirkan lebih kurang 300 peserta di Kota Padang, terdiri dari Walikota, Gubernur dan kepala SKPD terkait. Insya Allah kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 27-30 September nanti,” sebut Walikota usai menerima kunjungan tersebut di Ruang Kerjanya di Balaikota Padang.

Mahyeldi melanjutkan, selain itu dalam pertemuan kali ini juga membahas bagaimana Kota Padang nantinya mempresentasikan tentang perjalanan Kota Padang dalam memfasilitasi keberadaan penyandang disabilitas. Baik dari keluarnya Perda hingga sampai adanya kawasan ramah disabilitas.

“Dalam lokakarya itu ada dua topik utama yang dibahas. Pertama adalah hight meeting yaitu agenda pertemuan tingkat tinggi Walikota untuk kota iklusif disertai workshop yang melibatkan peserta lebih banyak lagi. Adapun untuk nara sumber akan menghadirkan dari luar negeri seperti dari Amerika dan beberapa negara lainnya,” terangnya.

Lebih lanjut Wako menambahkan, di samping ituselanjutnya juga ada nota kesepahaman Memorandum OF Understanding (MoU) antara Kota Padang dengan UNESCO tentang iklusi sosial penyandang disabilitas.

“Pada prinsipnya kita di Kota Padang siap untuk melaksanakan agenda ini nanti. Insya Allah beberapa hari ini kita akan membuat SK Panitianya, kemudian juga menyusun agenda-agenda yang lebih detail dengan mengkomunikasikan lebih lanjut dengan tim dari UNESCO. Sehingga acara yang kita rencanakan ini betul-betul berjalan dengan sebaik-baiknya,” tukasnya. (David / Mursalim

Check Also

PSBB Sumbar Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020, Hanya Bukittinggi News Normal

Padang (LN)—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga 7 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *