Home / ---- / Pariaman Expo 2019 Sarana Promosikan Produk Daerah, Tingkatkan Penghasilan Masyarakat

Pariaman Expo 2019 Sarana Promosikan Produk Daerah, Tingkatkan Penghasilan Masyarakat

Pariaman (LN) -Untuk meriahkan hari jadi Kota Pariaman ke-17, seperti tahun-tahun sebelumnya digelar event Pariaman Expo 2019 dengan tema “Akselerasi Pengembangan Industri Kreatif menyambut industri 4.0” yang digelar di pantai Gandoriah mulai tanggal 6 sampai 14 Juli 2019.

Pada event tahunan ini mengadakan berbagai macam festival seperti Tablik Akbar, Lomba beruk panjat kelapa, festival Sala Piaman (sejenis makanan khas Pariaman), Festival Batik dan banyak lagi festival acara lainnya.

Dalam event Pariaman Expo 2019 tersebut seluruh OPD di Kota Pariaman turut serta meramaikan pantai Gandoriah dengan mendirikan stand-stand yang tujuannya mempromosikan hasil produk masing-masing OPD sekaligus menarik wisatawan yang datang dari dalam maupun luar Kota Pariaman.

Tak ketinggalan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) turut serta meramaikan Pariaman Expo 2019 dengan medirikan stand guna mempromosikan berbagai macam produk seperti, souvenir, kebaya muslim, mukena, sepatu dan hasil produk lainnya.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit sangat mengapresiasi event Pariaman Expo 2019.

Ia mengatakan dengan adanya acara ini akan dapat menarik lebih banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Pariaman, disamping dapat mempromosikan produk-produk daerah juga bisa meningkatkan penghasilan masyarakat setempat.

“Dengan digelarnya event tahunan ini, kita punya kesempatan mempromosikan produk-produk unggulan, selain menarik para wisatawan tentu juga akan menambah penghasilan masyarakat,” ujar Gusniyeti Zaunit saat ditemui dikantornya, Jumat (12/7).

Selanjutnya Gusniyeti Zaunit pada kesempatan itu juga mengatakan bahwa Disperindagkop dan UKM Kota Pariaman selalu melakukan pengawasan terhadap seluruh barang-barang yang beredar dipasaran termasuk barang-barang yang bersubsidi yaitu Gas dan BBM.

Untuk pengawasan gas bersubsidi, saat ini Disperindagkop dan UKM Kota Pariaman mempunyai 2 agen yang mengawasi sebanyak 52 pangkalan yang ada di kota tersebut.

Tugas agen-agen tersebut yaitu memastikan bahwa setiap pangkalan wajib menjual gas subsidi (3Kg) sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp.17.000/tabung dan mengawasi setiap pangkalan menjual gas subsidi kepada masyarakat miskin.

“Hingga saat ini kita selalu memberikan pengawasan kepada pelaku usaha khususnya barang bersubsidi, dan apabila para pelaku usaha tersebut kedapatan melanggar aturan yang telah ditetapkan, kami akan memberikan sanksi berupa peringatan dan juga akan mencabut izin pangkalan tersebut,”katanya.

#red/danil/jon

Check Also

Penutupan Giat Florikultura 2019, Wawako Padang : Padang Siap Songsong PENAS Tani 2020

Padang (LN)—Acara Giat Florikultura Indonesia 2019, akhirnya secara resmi ditutup oleh wakil walikota Padang, Minggu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *